Selasa, 16 Jun 2026 06:14 WIB

DPRD Ponorogo Tak Setujui Rencana Pemkab Kembali Pinjam Dana PEN

Wakil Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Wakil Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Rencana Pemkab Ponorogo untuk mengajukan pinjaman kembali dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2024 ke PT Sarana Multi Infrakstruktur (SMI), ternyata tidak disetujui DPRD.

Wakil Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno mengatakan, wacana peminjaman itu muncul saat rapat panitia khusus (pansus) APBD Tahun 2023 antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama DPRD.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Sesuai pendapat pansus ada 15 item rekomendasi yang telah disampaikan. Ada dua poin penting yang harus dicermati kalangan eksekutif," jelas Dwi, Selasa (31/1/2023).

Poin pertama adalah ketika 2022 lalu ada pengalaman perihal Dana Alokasi Khusus (DAK) yang tidak terserap. Padahal DAK itu diberikan cuma-cuma tanpa ada bunga.

"Nanti hangus lagi, padahal itu tidak ada bunga. Berbeda dengan PEN, itu kan berbunga," ujar Politisi PKB ini.

Rekomendasi kedua yaitu perihal peminjaman dana ke PT SMI. Dia menyebut bahwa rekomendasinya adalah agar Pemkab Ponorogo berupaya mencari terobosan ke pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi.

"Jangan utang lagi lah. Membebani APBD itu nanti. Cari terobosan lainnya," tegasnya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Dwi merinci bahwa beban APBD sudah sangat berat. Tahun 2020 sebesar Rp45 miliar dengan nilai cicilan sekitar Rp9 miliar selama 5 tahun. Dan hutang PEN Tahun 2022 sekitar Rp153 miliar, dengan cicilan sekitar Rp25 hingga Rp30 miliar plus bunga 5 persen selama 5 tahun.

"Memang tidak terasa, karena dana langsung terpotong dari pusat. Nanti untuk kegiatan infrakstruktur dari DAU (Dana Aloksi Umum) jadi tidak ada," tambahnya.

Dari itu, Dwi menyatakan bahwa DPRD menolak wacana pinjaman itu. Apalagi menurutnya, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko secara resmi belum meminta izin.

"Rencana hutang seharusnya disampaikan kepada kami dulu. Tetapi ini belum. Kalau sudah disampaikan, hutang itu titik mana saja kan ketahuan," tambah Dwi.

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

Diketahui, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko menyampaikan akan meminjam kembali dana PEN sebesar Rp100 miliar. Dana tersebut rencananya akan dipakai untuk memperbaiki infrakstruktur, seperti pembangunan jalan di Bumi Reog.

 

Reporter: Ahmad Fauzani

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.