Kamis, 18 Jun 2026 16:49 WIB

Lanjutkan Pembangunan Jalan, Pemkab Ponorogo Bakal Pinjam Dana PEN Lagi

Jalan yang diperbaiki dengan dana pinjaman PEN dari PT SMI Tahun 2022 (Foto: DPUPKP Pemkab Ponorogo)
Jalan yang diperbaiki dengan dana pinjaman PEN dari PT SMI Tahun 2022 (Foto: DPUPKP Pemkab Ponorogo)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo berencana kembali meminjam dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Rp100 miliar ke PT Sarana Multi Infrakstruktur (PT SMI).

"Wacananya memang begitu (pinjam PEN). Saat ini kami sedang melihat kekuatan," ujar Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, Senin (30/1/2023).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Menurut Kang Giri-sapaannya, meski perkiraan maksimal pinjaman adalah Rp100 miliar, tapi dia mengupayakan agar tidak sampai di angka itu.

"Ini hal yang wajar. Kami kan pinjam tidak lompat periode jabatan. Alasannya semata-mata untuk masyarakat. Kita tarik ke depan manfaatnya untuk pertumbuhan ekonomi," ujar dia.

Kang Giri mengaku, pinjaman dana ke PT SMI ini sebagai salah satu cara pemkab untuk menjawab tantangan dan kegelisaan masyarakat. Juga untuk melanjutkan perbaikan jalan.

"Tahun lalu kan kita pinjam Rp155 miliar untuk 51 titik (perbaikan jalan). Ini kita pinjam lagi Rp100 miliar, kurang lebih untuk 40 sampai 60 kilometer," beber dia.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Salah satu titiknya adalah jalan menuju tempat wisata Telaga Ngebel. Kemudian jalan di Kecamatan Sampung, Ngrayun sisi barat.

"Saat ini jalan belum terlalu bagus. Dengan adanya air terjun menari, omzetnya dari Rp1 juta per hari sekarang Rp37 juta. Apalagi kalau jalan diperbaik," tegasnya.

Kang Giri mengaku bahwa saat ini Pemkab Ponorogo sudah berkomunikasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Direktur SMI.

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

"Kalau nanti jalan bagus, tentu kesejahteraan, ekonomi dan pertanian juga ikut bagus," pungkasnya.


Reporter: Ahmad Fauzani

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.