Jumat, 19 Jun 2026 12:07 WIB

Sebut Pasokan Berkurang, Pedagang Pasar Legi Ponorogo Jual Minyakita di Atas HET

Aktivitas jual beli minyak goreng di Pasar Legi Ponorogo (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Aktivitas jual beli minyak goreng di Pasar Legi Ponorogo (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Minyakita di Pasar Legi Ponorogo terpantau dijual di atas harga eceran tertinggi (HET) Rp14 ribu per liter yang ditetapkan pemerintah pusat.

Pantauan jatimnow.com di lokasi, para pedagang menjual Minyakita mulai Rp 15.500 sampai Rp 16.000 per liter sejak satu bulan ini.

Baca Juga: Harga Sejumlah Komoditas di Pasar Kediri Naik, Stok Minyakita Minim

Salah satu pedagang, Gemi Astuti mengaku, satu bulan lalu harga Minyakita masih Rp14 ribu per liter dan saat ini dia menjual Rp15.500 per liter.

"Memang tidak ada barang, Minyakita mulai sulit. Dapatnya juga dari tengkulak. Barang ada tapi menipis," tutur Gemi, Jumat (27/1/2023).

Dia menjelaskan, dalam sepekan dia hanya mendapatkan 300 sampai 400 karton. Padahal sebelumnya, dia mengaku bisa mendapatkan Minyakita dua kali lipat dari saat ini.

"Sehari jualnya 50 karton. Pembeli mau, karena yang paling murah masih Minyakita dibanding minyak goreng lain," katanya.

Pedagang lain, Syamsuddin menjelaskan bahwa saat ini pasokan Minyakita berkurang.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Pasokannya lancar tetapi kurang. Lebih sedikit daripada biasanya," tegasnya.

Syamsudin menyebut, pasokan yang berkurang itu menjadikan harga Minyakita naik. Bahkan dia terpaksa menjual menjadi Rp16 ribu per liter untuk eceran.

"Mau tidak mau kita jual di atas HET. Harga dari distribusi memang sudah naik, barang sangat minim sekali," tambah dia.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Di toko sembakonya, dia mengaku biasa mendapat 100 karton per hari. Namun saat ini, distributor hanya mennyuplai 50 karton setiap hari.

"Untuk minyak goreng merk lain stok normal. Akan tetapi memang harganya Rp18 ribu hingga Rp23 ribu per liter. Warga tetap pilih Minyakita karena harganya murah," pungkasnya.


Reporter: Ahmad Fauzani

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.