Rabu, 17 Jun 2026 04:26 WIB

Dalang Pencurian Gabah Milik Para Petani di Ponorogo Terbongkar

Pencuri gabah milik petani diamankan di Mapolres Ponorogo (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Pencuri gabah milik petani diamankan di Mapolres Ponorogo (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dalang di balik raibnya gabah milik para petani di Ponorogo akhirnya terungkap. Polisi menangkap pria dua pria yang selama ini melakukan pencurian.

Kedua pencuri gabah itu bernama Mujiono (43) dan Herdy Yansah (20), keduanya warga Desa Karangjoho, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo. Mereka ditangkap Unit Reskrim Polsek Sukorejo.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Dalam pemeriksaan yang dilakukan rekan-rekan Polsek Sukorejo, kedua tersangka ini sudah beraksi di 16 TKP dalam waktu sekitar satu bulan," ungkap Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo, Kamis (26/1/2023).

Catur menjelaskan bahwa kasus ini diungkap setelah salah satu petani di Kecamatan Sukorejo melapor kehilangan gabah pada akhir tahun lalu. Gabah yang ditumpuk di teras rumah itu gagal dijual lantaran hilang.

"Sebelumnya jumlahnya 19 karung. Pada akhir Desember berkurang tinggal 8 karung. Artinya hilang 11 karung," jelasnya.

Menurut Catur, anggota Unit Reskrim Polsek Sukorejo kemudian melakukan serangkaian penyelidikan, hingga berhasil menangkap pelaku pada 7 Januari 2023 lalu.

"Saat itu dua tersangka hendak mencuri lagi di Kecamatan Sukerejo," tambah Catur.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Sementara Kapolsek Sukorejo, AKP Pitoyo menyebut bahwa kedua pelaku melakukan pencurian pada malam hari. Sebelum itu, pada siangnya mereka memetakan sasaran.

"Saat mencuri mereka menggunakan mobil Carry. Sedangkan saat melakukan pemetaan, mereka menggunakan motor Vega," beber Pitoyo.

Mobil yang digunakan untuk mencuri itu bagian tengahnya telah dimodifikasi, sehingga bisa mengangkut banyak gabah.

Baca Juga: Ajak Pesta Miras Petugas Jaga, Pemuda di Tulungagung Bobol Kantor Disbudpar

Setelah dilakukan pengembangan, kedua pelaku juga mengaku telah melakukan pencurian di beberapa lokasi. Rinciannya 42 sak gabah di Kecamatan Sukorejo dalam 6 TKP, 5 sak di Kecamatan Kauman dalam 1 TKP, 5 sak di Kecamatan Jambon dalam 1 TKP dan di Kecamatan Badegan ada 6 TKP.

"Khusus di Kecamatan Badegan itu, dua TKP pelaku mencuri diesel. Empat TKP lainnya mencuri gabah," bebernya.


Reporter: Ahmad Fauzani

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.