Kamis, 11 Jun 2026 23:08 WIB

Bandar Narkoba yang Ditangkap di Stasiun Wonokromo Jaringan Lapas

  • Penulis :
  • | Rabu, 08 Agu 2018 17:39 WIB
Kapolrestabes Surabaya menunjukkan barang bukti narkoba jenis sabu yang disita dari Galih/Foto: Narendra Bakrie
Kapolrestabes Surabaya menunjukkan barang bukti narkoba jenis sabu yang disita dari Galih/Foto: Narendra Bakrie

jatimnow.com - Setelah melakukan pemeriksaan intensif terhadap Galih Cahyadi (24), mahasiswa asal Jombang yang indekos di Jalan Siwalankerto 68, Surabaya. Penyidik Unit Reskrim Polsek Wonokromo mengungkap sejumlah fakta baru. 

Selain masuk dalam jaringan bandar yang saat ini mendekam di salah satu lembaga pemasyarakatan (lapas) di Jawa Timur, Galih ternyata pengguna aktif narkoba.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Terungkap pula bahwa mahasiswa di salah satu universitas swasta di Surabaya ini, juga sering menjadi kurir narkoda dalam jumlah yang lumayan besar. 

"Jadi, dia dikendalikan seorang bandar dari salah satu lapas," kata Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan, Rabu (8/8/2018).

Bandar yang mengendalikan Galih, disebut-sebut berinisial AD. Selama ini, AD-lah yang menyuplai sabu-sabu kepada Galih dengan sistem ranjau.

AD menyuruh kurir dan meletakkan sabu pesanan Galih di tempat yang sudah disepakati. "Sekali ambil, tersangka (Galih) bisa ambil satu hingga dua ons sabu," beber Rudi. 

Baca juga: Sisir Stasiun Wonokromo Surabaya, Polisi Ringkus Bandar Narkoba

Selanjutnya, sabu yang dibelinya itu diracik kembali menjadi poket-poket kecil dengan harga hemat. Diduga, Galih menjual sabu-sabu tersebut ke sejumlah mahasiswa di kampusnya. Tidak hanya itu, Galih juga tercatat sering menjadi kurir sabu atas suruhan AD, sang bandar. 

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dalam pengakuannya, Galih mengatakan jika hasil dari bisnis narkobanya itu dipakainya untuk membayar kos dan kebutuhan hidup sehari-hari hingga membayar kuliah. "Saya sudah 4 bulan menjalankan bisnis (narkoba) ini," aku Galih seraya trus menutup wajahnya. 

Diketahui sebelumnya, Galih ditangkap Kapolsek Wonokromo, Kompol Gede Suartika, Kanit Reskrim Iptu Ristitanto beserta anggotanya saat melakukan penyisiran suporter di Stasiun Wonokromo pada Sabtu (4/8/2018) malam lalu. Galih ditangkap setelah lari tunggang-langgang ketika melihat polisi masuk stasiun.

Bisnis narkoba Galih terungkap setelah Gede dan Risti memeriksa HP milik Galih terdapat chat transaksi narkoba jenis sabu-sabu dengan sejumlah pelanggannya. Dari kos-kosan Galih, ditemukan sejumlah perangkat narkoba dan barang bukti sabu-sabu seberat sekitar 1 Ons.

 

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Reporter : Narendra Bakrie

Editor: Arif Ardianto

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.