Selasa, 16 Jun 2026 02:52 WIB

Diduga Sebarkan Ajaran Sesat, Warga Pamekasan Tuntut Penutupan Masjid

Massa menggeruduk sebuah masjid yang diduga menyebarkan ajaran sesat, Rabu (25/1/2023). (foto: Mat Holil for jatimnow.com)
Massa menggeruduk sebuah masjid yang diduga menyebarkan ajaran sesat, Rabu (25/1/2023). (foto: Mat Holil for jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang pimpinan Masjid Usman bin Affan yang terletak di Dusun Nyalabuh Permai, Desa Nyalabuh Laok, Pamekasan diduga menyebarkam ajaran sesat. Akibatnya, ribuan massa yang tergabung dalam Aswaja itu mendatangi lokasi dan menuntut penutupan masjid.

Koordinator aksi, Ahmad menuding pimpinan masjid berinisial YH telah menyebarkan ajaran sesat. Sebab, ia diduga telah menyiarkan ajaran Wahabi yang dinilai tidak sesuai dengan ajaran yang ada di masyarakat setempat.

Baca Juga: Gus Salam Sowan ke Kiai Imjaz Jelang Muktamar NU ke-35

"Sudah banyak ajaran-ajaran beraliran Wahabi yang disebarkan oleh YH. Bahkan, ia juga pernah menyebut jika peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW itu merupakan bid'ah," ucapnya, Rabu (25/1).

Tak hanya itu, YH juga dituding telah menyebut peringatan Maulid Nabi sebagai ajaran Yahudi. Bahkan, hal tersebut ia sampaikan dengan mengatasnamakan Muassin Nahdlatul Ulama (NU), yakni KH Hasyim Asy'ari.

Baca Juga: Muktamar NU, Menjaga Sang Pendiri NKRI dari Intervensi

"Kami meminta agar masjid ini ditutup agar ajaran dan dakwah YH tidak lagi disebarkan karena itu tidak sesuai dengan ajaran kepercayaan yang kami anut," tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Nyalabuh Laok, Ach Fakhor Rozi menyepakati tuntutan massa. Hal itu ia lakukan agar tidak terjadi konflik masyarakat secara berkepanjangan.

Baca Juga: Menghitung Arah Muktamar NU: Siapa Berpeluang Menang?

"Kami akan menutup masjid dan melarang seluruh aktivitas dilakukan di sini. Isu agama ini sangat sensitif dan bisa menimbulkan konflik lebih dalam jika tidak segera diatasi," pungkasnya

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.