Senin, 15 Jun 2026 03:26 WIB

Angka Kemiskinan di Sumenep Berangsur Turun, Ini Rahasianya

Salah satu kegiatan program ekonomi kreatif di Sumenep. (Foto: dok. jatimnow.com)
Salah satu kegiatan program ekonomi kreatif di Sumenep. (Foto: dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Angka kemiskinan di Kabupaten Sumenep berangsur menurun sepanjang tahun 2022. Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) dari tahun 2022, angka kemiskinan menyentuh 18,75 persen, jumlah itu turun 1,75 persen dari tahun 2021 di angka 20,51 Persen.

Angka tersebut setara dengan jumlah penduduk miskin sebanyak 206,20 ribu orang. Posisi tersebut mengalami penurunan 18,53 ribu orang pada Maret 2021.

Baca Juga: Pulang dari Malaysia, Fauzi Bangun Layanan Keuangan Warga Kangean

Bupati Sumenep Ahmad Fauzi mengaku penurunan angka kemiskinan kali ini merupakan kado indah bagi Pemkab Sumenep.

Menurut dia, penurunan angka kemiskinan kali ini karena pelibatan warga dalam aktivitas ekonomi, yang dimasukkan dalam program Pemkab dari sektor pariwisata, seperti partisipasi UMKM di setiap lokasi wisata.

"Dengan kebijakan-kebijakan itu, maka pemasukan masyarakat di Sumenep akan meningkat. Kita terus mengupayakan keterlibatan masyarakat lokal dalam perkembangan pariwisata di Sumenep," ucap Fauzi, sapaan akrabnya, Rabu (25/1/2023).

Selain itu, sebagian masyarakat Kabupaten Sumenep juga mendapat program kesehatan universal (UHC/Universal Health Coverage) sebagai upaya meningkatkan kesehatan bagi semua warga.

Baca Juga: Perbaikan Data Kemiskinan Jember Dipuji, Ini Kata Gus Fawait

Dengan program ini, Pemkab Sumenep membebaskan biaya berobat bagi semua warga yang tersebar di 330 desa di 27 kecamatan dataran dan kepulauan.

Sehingga, warga yang sakit cukup menunjukkan KTP elektronik kepada petugas, baik dipuskesmas, klinik, maupun di rumah sakit.

"Jadi, kalau masyarakat sakit dan masuk Puskesmas, tinggal tunjukkan e-KTP," tambahnya.

Baca Juga: Data Warga Miskin Dibenahi, BP Taskin Puji Langkah Pemkab Jember

 

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.