Jumat, 19 Jun 2026 20:56 WIB

Setahun Mangkrak, Taman Kebon Rojo Jombang Diperbaiki Tahun 2024

Kolam yang ada di depan Taman Kebon Rojo Jombang. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Kolam yang ada di depan Taman Kebon Rojo Jombang. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Satu tahun lebih air mancur dan kolam yang ada di Taman Kebon Rojo, Kabupaten Jombang tidak berfungsi karena rusak dan belum diperbaiki. Rencananya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) akan melakukan perbaikan di tahun 2024.

Azmy (28), salah satu pengunjung mengatakan kondisi Taman Kebon Rojo saat ini memprihatinkan. Lantaran air mancur yang biasanya digunakan main anak-anak telah rusak.

Baca Juga: Pemkab Jombang, Nganjuk dan Kediri Lobi Pusat Terkait Rencana Flyover Mengkreng

"Air mancurnya udah lama gak fungsi. Apalagi banyak ornamen yang rusak. Dan yang membahayakan ada kabel yang melintas dan membahayakan," ungkapnya, Selasa (24/1/2023).

Selain itu, ia menyebut kolam yang ada di bagian depan taman juga terlihat jorok. Lantaran air kolamnya keruh dan banyak sampah.

"Air kolamnya ini gak pernah dikuras, sampai warnanya menghijau. Dan kelihatan jorok," paparnya.

Ia berharap agar pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas terkait segera memperbaiki Taman Kebon Rojo, karena taman ini berada di tengah kota Jombang.

"Ya semoga segera diperbaiki, biar tamannya bersih dan terlihat cantik. Soalnya ini taman ada di jalan utama yang ada di Jombang," pungkasnya.

Sementara itu, Kabid Pengolahan Sampah dan Ruang Terbuka Hijau DLH Jombang, Amin Kurniawan mengakui air mancur yang ada di Taman Kebon Rojo rusak.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

"Ya rusak karena faktor usia ya. Dan itu butuh biaya besar karena pompanya yang rusak. Dan itu tahun lalu memang sudah rusak," ungkapnya.

Ia menjelaskan ada sekitar 11 hektare ruang terbuka hijau (RTH) yang terbagi dalam 27 titik taman yang menjadi tanggungjawab DLH. Salah satunya Taman Kebon Rojo. Untuk itu, diperlukan anggaran yang besar untuk rehabilitasi taman.

"Kebon Rojo itu jadi catatan juga. Sehingga dua tahun yang lalu kita desain, dan kita usulkan dengan anggaran APBN, saat ini proposalnya sedang disusun, insyaallah di tahun 2024," katanya.

Ia mengaku setiap hari ada tenaga dari DLH yang melakukan pemeliharaan. Tapi untuk pemeliharaan yang membutuhkan biaya itu bersifat insidentil.

Baca Juga: Menko Pangan Tinjau MBG di Jombang, Dorong Percepatan Distribusi ke Sekolah Agama

"Perbaikan ringan itu seperti mengganti paving, pengecetan itu menggunakan anggaran APBD, dan itu insidentil," bebernya.

Saat disinggung soal kolam, pihaknya membantah jika air kolam tidak pernah diganti.

"Airnya diganti mas. Tapi ya saat ini memang anak-anak sedang fokus di Taman Kebon Ratu. Nanti kalau sudah selesai kita geser untuk di Kebon Rojo," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.