Senin, 22 Jun 2026 00:14 WIB

Harga Bawang di Jombang Naik Lagi Selepas Tahun Baru, Pembeli: Duh Tambah Ngelu

Aktivitas di Pasar Pon Jombang (Foto: Elok Pribadi/jatimnow.com)
Aktivitas di Pasar Pon Jombang (Foto: Elok Pribadi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sejak awal Tahun 2023, beberapa komoditas pangan di pasar tradisional di Jombang mengalami kenaikan, termasuk bawang merah dan putih.

Heri, salah satu pedagang di Pasar Pon Jombang mengatakan, harga bawang merah maupun putih naik sejak tiga hari lalu.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

"Naiknya di atas Rp2 ribu," ungkap pria 38 tahun itu, Senin (23/1/2023).

Dia menjelaskan, harga bawang merah yang sebelumnya Rp32 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp37 ribu. Sedangkan bawang putih yang sebelumnya Rp31 ribu, sekarang jadi Rp34 ribu.

Kenaikan harga bawang merah dan putih ini awalnya sudah terjadi sejak momen tahun baru. Ditambah musim hujan yang membuat hasil panen para petani berkurang, sehingga harga jual ke pedagang makin mahal.

Kondisi ini, sambung Heri, mempengaruhi omzetnya setiap hari yang selalu menurun.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

"Jelas menurun. Banyak pembeli yang mengurangi jumlah pembeliannya. Biasanya orang-orang beli tiga kilogram, sekarang jadi satu kiloan, bahkan ada yang beli per ons," beber dia.

Sementara Nuning, salah satu pembeli di Pasar Pon Jombang mengaku kebingungan karena bahan bumbu dapur mengalami kenaikan harga.

"Duh tambah ngeluh. Padahal tahun baru itu menurut saya sudah mahal, malah sekarang naik lagi harga bawangnya," ujar wanita 29 tahun tersebut.

Baca Juga: Harga Pangan di Kota Kediri Pasca Idul Fitri Stabil, Cabai Masih Perlu Diwaspadai

Untuk menyiasati kenaikan harga bawang merah dan putih, Nuning mengaku mengurangi belanja kebutuhan bumbu dapur. Biasanya dia nembeli 2 kilogram, sekarang hanya 1 kilogram.

Dia berharap pemerintah segera turun tangan agar harga bumbu dapur kembali stabil.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.