Minggu, 14 Jun 2026 12:06 WIB

Kota Kediri di Mata AKBP Teddy Chandra: Pecel hingga Keramahan Warganya

AKBP Teddy Chandra tiba di Mapoolres Kediri Kota dan menyalami anggota (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
AKBP Teddy Chandra tiba di Mapoolres Kediri Kota dan menyalami anggota (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tongkat komando Polres Kediri Kota resmi dipegang AKBP Teddy Chandra, Jumat (20/1/2023).

Mantan Kasatlantas Polrestabes Surabaya itu sudah tiba di Kota Tahu. Teddy menggantikan tugas AKBP Wahyudi yang kini menempati jabatan baru sebagai Kapolres Mojokerto.

Baca Juga: Kota Kediri Deklarasikan Aman Suro 2026, 900 Personel Disiagakan

Bagi pria kelahiran Kota Bandar Lampung, 23 Mei 1978 itu, Kediri adalah kota yang cukup asing.

Lima tahun bertugas di Polda Sulut sejak 2002, Teddy kemudian berpindah ke Papua. Hampir 10 tahun, mantan mantan Kasubditkamsel Ditlantas Polda Jatim itu bertugas di sana. Hingga kemudian dia melanjutkan tugasnya di Polda Jatim.

Hal kecil dia tahu tentang Kota Kediri, yaitu keramahan warganya hingga kuliner pecel yang cukup legendaris.

Teddy juga cukup sering mendengar tentang Jalan Dhoho, jantung Kota Kediri.

"Kota Kediri yang saya tahu di sini kota yang ramah, masyarakatnya memiliki karakter yang santun, keamanannya kondusif," ungkap Teddy usai serah terima jabatan di Mapolres Kediri Kota, Jumat (20/1/2023) sore.

Baca Juga: Warga Kediri Serbu Perahu Tambang Imbas Penutupan Jembatan Kaliombo I

Sayang, dia mengaku belum sempat mencicipi nasi pecel, karena baru tiba di Kota Kediri dinihari tadi.

"Tadi saya sampai sini jam 02.30 WIB, belum sempat sarapan nasi pecel, sarapannya nasi goreng," kelakarnya.

Bagi Teddy, adalah sebuah kebanggaan bisa bertugas di Kota Kediri.

"Tentunya sebagai orang baru, warga baru di Kota Kediri saya melihat hal yang luar biasa. Tentunya menjadi anugerah, suatu kebanggaan buat saya pribadi dan keluarga bisa berdinas di Kota Kediri," ungkap Alumni Akpol 2002 itu.

Baca Juga: Pelaku Pecah Kaca di Mrican Kediri Dibekuk, Tas Digondol Saat Korban Makan Sate

Sebagai langkah awal, dia akan langsung melakukan konsolidasi internal serta bersilaturahmi dengan Forkopimda, tokoh masyarakat dan agama. Hal itu demi terciptanya sinergitas yang baik untuk menciptakan situasi kamtibmas Kota Kediri yang kondusif.

"Saya akan segera lakukan konsolidasi dengan internal dan tentunya kami akan berupaya melakukan langkah-langkah sinergitas baik dengan pemangku pemerintahan, keamanan dan tokoh tokoh masyarakat. Saya akan bersilaturahmi langsung dengan tokoh masyarakat tokoh agama Forkopimda untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif," pungkas Teddy.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.