Rabu, 17 Jun 2026 13:36 WIB

Pembobol Rumah di Kediri Dilumpuhkan, Ternyata Pernah Aniaya Istri Polisi

Kapolres Kediri, AKBP Agung Setyo Nugroho (Foto: Humas Polres Kediri/jatimnow.com)
Kapolres Kediri, AKBP Agung Setyo Nugroho (Foto: Humas Polres Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Polres Kediri melumpuhkan residivis asal Banyuwangi yang sebelumnya menyatroni rumah warga di Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri.

Dalam pemeriksaan terungkap bahwa pelaku juga pernah beraksi di wilayah Kota Kediri dan menganiaya seorang istri polisi.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Pelaku adalah AR (43), warga Dusun Curahpalung, Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi.

Residivis Polres Banyuwangi dan Polres Mojokerto ini dibekuk Tim Resmob Satreskrim Polres Kediri saat berada di Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.

Pelaku sempat memberikan perlawanan dan melarikan diri, sehingga polisi terpaksa melakukan tindakan tegas.

Kapolres Kediri, AKBP Agung Setyo Nugroho mengatakan, di wilayahnya, pelaku AR teridentifikasi beraksi di rumah Edi Sutopo (42), di Dusun Kandangan, Desa/Kecamatan Pagu akhir Tahun 2022.

Saat kejadian, korban tengah tertidur lelap di dalam kamar bersama anak dan istrinya.

Baca Juga: Bayi Dibuang di Pinggir Sawah Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Ibu Kandung

Saat itu, kondisi rumah dalam keadaan gelap, sehingga memudahkan pelaku dalam melancarkan aksinya. Diduga pelaku masuk melalui pintu belakang yang tidak dikunci dari dalam. Ia langsung menggasak barang-barang berharga milik korban.

Pelaku juga sempat melakukan kekerasan terhadap salah satu anggota keluarga yang sempat mengetahui aksi tersebut.

"Dengan terjadinya perkara pencurian dengan kekerasan tersebut korban menderita kerugian material hingga Rp27 juta," ujar Agung, Jumat (20/1/2023).

Sementara Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Rizkika Atmada menyebut bahwa Tim Resmob menyita sejumlah barang bukti, di antaranya dua buah ponsel, satu unit motor Yamaha Jupiter, senter kepala, palu, penutup kepala warna loreng dan sepasang sarung tangan kain untuk beraksi.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Tim Resmob juga menyita uang tunai senilai Rp1,4 juta sisa hasil kejahatan pelaku.

Sementara dalam penggeledahan di tempat persembunyian pelaku, tim ini menemukan sebuah cincin emas yang ternyata hasil dari kejahatan di Kota Kediri. Dalam aksinya saat itu, pelaku sempat menganiaya Bhayangkari yang bertugas di Polres Kediri.

Kini pelaku telah ditahan oleh pihak kepolisian untuk melakukan pemeriksaan dan pemberkasan penyidikan lebih lanjut.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.