Kamis, 18 Jun 2026 03:41 WIB

Pangdam V Brawijaya: Kalau Anggota Terlibat Politik Praktis, Laporkan!

Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf (Foto: Rois/jatimnow.com)
Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf (Foto: Rois/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf meminta masyarakat melapor bila menemukan jajarannya tidak netral atau terlibat politik praktis dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

"Tidak ada perintah saya ke anggota untuk melakukan politik praktis. Tolong tulis apa adanya. Kalau (beritanya) tidak bagus, tolong konfirmasi terlebih dahulu," tegas Farid di sela acara Cangkrukan Pangdam V/Brawijaya bersama insan media se Jawa Timur di lapangan tembak komplek Raider, Surabaya, Kamis (19/1/2023).

Baca Juga: Dosen Ilmu Politik Unesa Soroti Konsolidasi Kekuasaan-Strategi Geopolitik Nasional

Alumni AKMIL 1991 ini menegaskan, tidak boleh ada anggotanya, mulai Kodam V Brawijaya, Korem, Kodim, Koramil terlibat politik praktis pada Pemilu 2024. Karena pihaknya ingin tetap menjaga netralitas TNI.

"TNI hanya membantu keamanan dan pemilu berjalan aman dan lancar. TNI harus netral dan tidak boleh terlibat politik praktis," tuturnya.

Baca Juga: Menyoal Konsistensi Komunikasi Publlik Pejabat Negara

Jika ada anggota TNI, khususnya TNI AD yang diindikasikan terlibat politik praktis, maka Mayjen TNI Farid telah menginstruksikan akan memberikan tindak tegas, agar tidak mencoreng nama institusi TNI.

"Kita akan lakukan proses hukum (bagi anggota yang terlibat politik praktis). Tapi, kesalahan personal jangan dijudge secara institusi, kan itu merugikan kita semua," jelas Farid.

Baca Juga: PKS Jatim Siapkan Pasukan Trainer API, Cetak Pemimpin Lewat Sistem

Jenderal TNI kelahiran Madura ini berharap mendapatkan dukungan dari insan media untuk menjalankan empat tugas dari pimpinan, yaitu pertama, membantu ketahanan pangan; kedua, TNI Manunggal Air. Lalu ketiga, membantu mengurangi stunting dan keempat, Babinsa masuk dapur.

"Babinsa masuk dapur ini untuk membantu masyarakat tercukupi gizinya. Jika ada yang tidak tercukupi, kami akan komunikasi ke pemerintah daerah setempat untuk membantu masyarakat," pungkas Farid.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.