Kamis, 18 Jun 2026 13:27 WIB

Rekap Kasus DBD di Ponorogo Selama Tahun 2022 Meningkat, Ini Sebabnya

Pasien DBD di RSUD dr Harjono. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Pasien DBD di RSUD dr Harjono. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo mengeluarkan pernyataan resmi mengenai rekapitulasi kasus Demam Berdarah Denguae (DBD) selama tahun 2022.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Ponorogo, Anik Setyorini menerangkan sebanyak 308 kasus telah tercatat di tahun 2022, dan 2 orang meninggal akibat DBD.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Sebagai perbandingan, di tahun 2021 terdapat 135 kasus DBD dan 1 orang meninggal.
Lantas kenapa di tahun 2022 kasus DBD menjadi dua kali lipat?

"Karena situasi Covid-19 (tahun 2021) saat itu, semuanya fokusnya di Covid ya, yang kemungkinan termasuk di dalamnya para penderita DBD ringan, jadi yang 135 itu yang benar-benar terdeteksi sebagai penderita DBD. Sedangkan di tahun 2022, situasi Covid agak melandai, akhirnya semua kasus DBD, baik itu gejala ringan maupun berat, semuanya masuk ke laporan DBD," terang Anik Setyorini, Kamis (12/1/2023).

Berdasarkan data dari Dinkes, diketahui bawa selama tahun 2022 terdapat 308 kasus dengan 2 orang meninggal dunia, dengan kasus tertinggi di kecamatan/kota dengan 37 kasus.

Sedangkan yang meninggal berasal dari Kecamatan Babadan dan Kecamatan Jenangan.

Baca Juga: Belasan Warga Jember Terserang DBD, PMI Lakukan Fogging dan PSN Serentak

Sementara untuk puncak kasus tertinggi di bulan Januari 2022 terdapat 84 kasus. Hal ini disebabkan karena curah hujan yang sangat tinggi.

Setelah itu mulai melandai di bulan Februari 2022 ada 69 kasus, dan Maret 2022 sebanyak 22 kasus.

"Yang terendah di bulan Agustus-September 2022, oleh sebab itu di bulan September 2022 kemarin kita lakukan kewaspadaan sebelum musim penularan kepada mayarakat termasuk media, kita gerakkan semua. Diharapkan tidak terjadi lonjakan terlalu tinggi di bulan Januari 2023 ini" Pungkasnya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Reporter: Ahmad Fauzani

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.