Rabu, 17 Jun 2026 04:17 WIB

553 PNS di Bojonegoro Pensiun Tahun ini, Pemkab Buka Formasi PPPK

Kepala BKPP Kabupaten Bojonegoro, Aan Syahbana (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Kepala BKPP Kabupaten Bojonegoro, Aan Syahbana (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bojonegoro mencatat ada 553 pegawai negeri sipil (PNS) di pemkab telah purna tugas atau pensiun. Mereka yang pensiun didominasi tenaga kependidikan.

Kepala BKPP Bojonegoro, Aan Syahbana mengungkapkan, setiap tahunnya rata-rata ada sekitar 500 hingga 600 PNS di pemkab yang pensiun.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Sementara untuk tahun ini, tercatat ada sebanyak 553 pegawai yang pensiun, baik dari tenaga pendidikan, kesehatan maupun tenaga administrasi yang ada di dinas dan kecamatan.

"Rata-rata setiap bulan yang pensiun ada 50 sampai 70 orang," ujar Aan kepada jatimnow.com, Kamis (12/1/2023).

Aan menjelaskan, saat ini untuk total PNS yang ada di Bojonegoro tercatat 8058 orang. Jumlah itu, menurutnya terus mengalami penurunan yang sebelumnya ada 11 ribu orang.

"Memang pemerintah pusat saat ini tengah gencar melakukan perampingan pada birokrasi, baik di tingkat pusat hingga daerah," terang dia.

Baca Juga: Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera

Pemkab Bojonegoro juga terus mengupayakan dengan mengusulkan mereka untuk mengisi formasi yang mengalami kekosongan.

Sejak tiga tahun terakhir, Pemkab Bojonegoro telah mengangkat CPNS sebanyak 1100 orang. Sementara untuk pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) sebanyak 814 orang.

"Jumlah PPPK memang lebih sedikit, itu total keseluruhan mulai Tahun 2019 hingga 2021. Sementara untuk data PPPK di Tahun 2022 masih dalam proses," bebernya.

Baca Juga: Sah! 1.752 CPNS Kemenag Jawa Timur Resmi Diangkat Jadi PNS

Sementara untuk rekrutmen PPPK di Tahun 2022, tambah Aan, Pemkab Bojonegoro mendapat kuota cukup banyak, yaitu 4.807 formasi. Dengan rincian 3.942 guru, 854 tenaga kesehatan, dan 11 dokter hewan. Banyak formasi yang didapat diklaim menjadi terbanyak untuk tingkat kabupaten/kota di Indonesia.

"Sesuai dengan progam pemerintah pusat yang menjadi fokus pengangkatan adalah di sektor pendidikan dan kesehatan. Progam itu juga terus berlanjut untuk 2023," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.