Minggu, 21 Jun 2026 10:31 WIB

Bocah Tenggelam di Bengawaan Solo saat Jemput Ibu, Ditemukan Tak Bernyawa

BPBD Bojonegoro saat melakukan evakuasi terhadap korban tenggelam. (Foto: BPBD Bojonegoro for jatimnow.com)
BPBD Bojonegoro saat melakukan evakuasi terhadap korban tenggelam. (Foto: BPBD Bojonegoro for jatimnow.com)

 

jatimnow.com - Seorang bocah laki-laki berusia 3 tahun warga Desa Sranak Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro yang dilaporkan tenggelam pada Selasa (10/1/2023) akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Baca Juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bojonegoro Agus Purnomo menjelaskan, setelah dilakukan upaya pencarian selama 2 hari, korban akhirnya berhasil ditemukan mengapung dan tersangkut di pinggir Sungai Bengawan Solo.

"Jenazah berhasil dievakuasi sekitar pukul 21.40 WIB tadi malam," kata Agus dalam keterangan tertulisnya, Kamis (12/1/2023).

Agus mengungkapkan lokasi penemuan korban berjarak sekitar radius 500 meter dari titik awal dilaporkan tenggelam. Selanjutnya jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk makamkan.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

"Jenazah langsung dibawa ke rumah duka atas permintaan keluarga guna dilaksanakan pemakaman oleh pihak keluarga," sambungnya.

Sebelumnya, seorang bocah laki-laki berusia 3 tahun asal Desa Sranak, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro dilaporkan hilang tenggelam di Sungai Bengawan Solo saat menaiki perahu penyeberangan bersama ayahnya, pada Selasa (10/12/2022)

Baca Juga: Peringati Hari Bumi, Pertamina Madiun Sulap Limbah Organik Jadi Penjernih Sungai

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu korban bersama ayahnya Hartono (51) hendak menyeberang Sungai Bengawan Solo untuk menjemput ibunya yang berjualan di Kecamatan/Kota Bojonegoro.

Saat setengah perjalanan, bocah itu tiba-tiba menyalakan motor dan langsung menarik tuas gas. Akibatnya, dia bersama ayahnya tercebur ke sungai.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.