Sabtu, 20 Jun 2026 03:02 WIB

Pemkab Trenggalek Bantu Biaya Operasi Bocah Tertembak Senapan Angin

Bupati Trenggalek, Mocahamad Nur Arifin (Mas Ipin) - (Foto: Dok. Prokopim Trenggalek)
Bupati Trenggalek, Mocahamad Nur Arifin (Mas Ipin) - (Foto: Dok. Prokopim Trenggalek)

jatimnow.com - Bocah berinisial KA (5), asal Desa Kamulan, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek yang menjalani operasi pengangkatan peluru dari kepala dikabarkan mengalami kesulitan biaya.

KA sudah menjalani operasi tersebut dan sedang menunggu untuk operasi tahap kedua di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang, dengan biaya sekitar Rp200 juta.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Kepala Desa Kamulan, Masruri mengatakan, pihaknya saat ini berupaya mendampingi keluarga korban untuk mencari solusi pembiayaan. Salah satunya mengajukan ke Gerakan Tengok Bawah Masalah Kemiskinan (Gertak) Pemkab Trenggalek. Baznas Trenggalek juga berjanji untuk meng-cover pembiayaan korban.

"InsyaAllah disanggupi. Sementara ini belum ada biaya keluar. Kemarin kita dapat transfer dari Baznas Trenggalek untuk biaya penunggu operasional Rp1 juta," ujar Masruri, Rabu (11/1/2022).

Peristiwa itu juga menjadi perhatian Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin). Menurutnya, saat ini ASN di pemkab sedang menggalang donasi untuk membantu biaya operasi KA. Penggalangan dana dilakukan karena dari beberapa aturan operasi, belum memungkinkan dibiayai oleh APBD.

"Saat ini para ASN mengumpulkan donasi sementara Rp50 juta baru terkumpul. Selanjutnya kita upayakan beberapa hambatan administrasi bisa selesai, sehingga bisa dikeluarkan dana APBD," terang Mas Ipin.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

KA merupakan korban peluru nyasar dari senapan angin milik pamannya. Peristiwa berawal saat korban bermain lempar bola dengan kakaknya, pada Jumat (30/12/2022) lalu.

Bola menyangkut ke atas lemari dan kakaknya berusaha meraih dengan senapan angin yang juga berada di atas lemari tersebut. Karena kurang seimbang, senapan itu jatuh ke lantai dan meletus.

Peluru senapan angin itu mengenai kepala korban hingga berdarah dan pingsan. Setelah sempat dilarikan ke puskesmas, korban dirujuk ke RSUD Dr Iskak Tulungagung hingga RSSA Kota Malang.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Korban telah menjalani operasi pengangkatan peluru pada 2 Januari 2023 lalu, dan dijadwalkan akan segera menjalani operasi lanjutan.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.