Selasa, 16 Jun 2026 08:50 WIB

Dirut MU Bantah Pencalonan Achsanul Qosasi jadi Ketum PSSI

Direktur Utama PT Polanah Bola Madura Bersatu (PBMB), Zia Ul Haq (bertopi merah). (Foto: Madura United for jatimnow.com)
Direktur Utama PT Polanah Bola Madura Bersatu (PBMB), Zia Ul Haq (bertopi merah). (Foto: Madura United for jatimnow.com)

jatimnow.com - Presiden Madura United Achsanul Qosasi (AQ) diisukan menjadi calon ketua umum PSSI. Hal tersebut dibantah oleh Direktur Utama PT Polanah Bola Madura Bersatu (PBMB), perusahaan yang menaungi klub Madura United, Zia Ul Haq.

Zia Ul Haq mengatakan, ajang pemilihan ketum PSSI ini bukan untuk AQ. Bukan tanpa alasan, ia menilai kondisi PSSI saat ini hanya akan merugikan AQ.

Baca Juga: Valentina Imelda, Motor Serangan Tim Bola Putra Kancil Mas di Dandim Cup Kediri U12

"Tidak ada pencalonan itu. Kami lebih sayang beliau (AQ) jadi kami tidak ingin beliau nantinya akan dikorbankan dengan cara-cara yang salah. Kondisi PSSI saat ini kurang sehat dan harus banyak yang diperbaiki," ungkapnya, Selasa (10/1/2023).

Ia juga mengatakan, pihaknya juga telah memberikan saran agar AQ tak mencalonkan diri menjadi ketum PSSI. Menurutnya, AQ lebih baik tetap menjadi Presiden Madura United dan membesarkanya bersama-sama.

Baca Juga: BRI Youth Champions League 2026 Cetak Talenta Muda

"Sebaiknya beliau tidak usah. Kami sudah sampaikan saran agar tidak masuk ke sana (PSSI). Tetaplah menjadi Presiden Madura United dan bersama-sama berjalan dengan MU," tuturnya.

Diketahui, pemilihan ketua umum PSSI akan segera dilakukan di pertengahan bulan ini. Zia Ul Haq berharap, posisi ketum PSSI dapat diisi oleh orang yang bertanggung jawab, kompeten dan komiten di bidang itu.

Baca Juga: Pelatih Persik Kediri Ungkap Biang Kekalahan dari Madura United

"Tentu semoga diisi oleh orang yang kompeten dan komit ya. Harus memberikan perubahan karena memang banyak hal yang harus dibenahi di tubuh PSSI," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.