Jumat, 19 Jun 2026 17:59 WIB

Pendekar Silat Bikin Onar di Kediri, Polisi-TNI Disebar Lakukan Penyekatan

Kapolres dan Dandim Kediri pimpin apel persiapan penyekatan (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Kapolres dan Dandim Kediri pimpin apel persiapan penyekatan (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Oknum pendekar silat berbuat onar dengan merusak sejumlah rumah dan membakar motor milik warga di Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.

Informasi yang diperoleh jatimnow.com, peristiwa itu terjadi pada Kamis (5/1/2023) dinihari usai ribuan anggota perguruan silat meninggalkan Polsek Ngadiluwih.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Sebelumnya mereka datang untuk mengetahui penanganan hukum terkait kasus pembubaran latihan dan pencurian oleh perguruan silat lainnya di Desa Purwokerto, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri sehari sebelumnya.

Dalam aksi itu, ada sekitar 2.500 orang yang juga hadir dari Tulungagung, Blitar dan Nganjuk. Mereka kemudian kembali setelah ditemui petugas.

Saat perjalanan pulang, rombongan dari sebagian Kediri raya dan Nganjuk melakukan perusakan. Beberapa rumah, toko dan motor rusak. Satu unit motor di antaranya dibakar.

Bahkan peristiwa itu membuat salah seorang lansia mengalami gagal jantung.

Kapolres Kediri, AKBP Agung Setyo Nugroho membenarkan peristiwa ini. Menurutnya, hal itu terjadi akibat gesekan saat konvoi kepulangan mereka. Namun hal ini sudah dilakukan proses penyelidikan sesuai hukum yang berlaku.

Baca Juga: Jaga Kondusivitas, Forkopimda dan Perguruan Silat Jember Gelar Apel Kebangsaan

Kamis malam ini, sekitar 600-700 personel gabungan dari TNI-Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri disiagakan untuk mengantisipasi aksi susulan. Mereka melakukan penyekatan di beberapa titik perbatasan.

"Malam ini kita bersama Kodim 0809 Kediri, Satpol PP dan Dishub melalukan kegiatan penyekatan adanya kejadian kemarin kita melakukan antisipasi, patroli untuk menjaga situasi kamtibmas di Kediri," terang Agung.

Menurutnya, jumlah personel akan ditambah polsek jajaran yang juga melakukan antisipasi di wilayah masing-masing.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

"Yang jelas kami melakukan antisipasi ini agar masyarakat bisa melakukan kegiatan dengan aman dan nyaman," tandasnya.

Agung mengimbau masyarakat, anggota perguruan silat yang ada di wilayah Kediri untuk tidak mudah terprovokasi apabila ada isu-isu yang belum tentu benar.

"Tolong diklarifikasi ke kami supaya nanti kami bisa meluruskan. Seumpama ada permasalahan segera disampaikan ke kami, agar nanti kami bisa memediasi, supaya suasana kondusif," tandasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.