Sabtu, 20 Jun 2026 11:12 WIB

Korban Penipuan Rekrutmen Tenaga Kerja ke Australia, Sebulan Terkatung-katung

Rumah Ismuasih yang dijadikan kantor dan tempat penampungan calon tenaga kerja ke Australia. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Rumah Ismuasih yang dijadikan kantor dan tempat penampungan calon tenaga kerja ke Australia. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ada 28 orang dari 32 orang calon tenaga kerja yang dijanjikan berangkat ke Australia oleh Ismuasih. 28 orang tersebut adalah calon tenaga kerja yang sudah melakukan pembayaran. Sedangkan 4 yang lain gagal membayar.

Selama menunggu masa pemberangkatan, puluhan orang itu sempat tinggal selama satu bulan di rumah Ismuasih yang ada di Dusun Juning, Desa Mojoduwur, Kecamatan Mojowarno Jombang.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

"Korban yang terdaftar itu awalnya itu ada 32 orang, terus yang 4 itu terkendala biaya. Akhirnya yang sampai terus berproses sampai sekarang itu ada sekitar 28 orang," ungkap Kacung (47), salah satu korban, Raby (4/1/2023).

Lebih lanjut warga Desa Kedung Mentawar, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan ini menjelaskan, selama satu bulan mereka menempati kediaman Ismuasih.

"Kita menunggu pemberangkatan itu satu bulan di rumah Bu Ismuasih," bebernya.

Ia menjelaskan memang di rumah Ismuasih tidak ada kantor. Tapi semua kegiatan penyaluran tenaga kerja dilakukan di rumah yang ada di Dusun Juning, Desa Mojoduwur.

"Di situ memang gak ada kantor atau yang terstruktur, karena itu rumah biasa. Dan Ismuasih juga ada di rumah situ," paparnya.

Ia mengaku saat itu, Ismuasih membuat jadwal pemberangkatan ke Australia sekitar tanggal 20 Juni 2022. Sehingga para calon tenaga kerja yang dari luar Jombang, mulai berdatangan.

Baca Juga: Akal Bulus Komplotan Penipu di Gresik Bikin Sales Susu UHT Asal Kediri Rugi Puluhan Juta

"Mulai tanggal 17, tanggal 18 itu sudah mulai berdatangan yang dari jauh, mulai kumpul dan nunggu sampai satu bulan lebih di situ," bebernya.

"Yang datang dari jauh itu mulai dari, Sumatera, Bandung dan Pati, terus nunggu di situ," sambungnya.

Selama satu bulan lebih, 28 korban tidak melakukan kegiatan apapun. Mereka hanya makan tidur dan menunggu pemberangkatan ke Australia.

"Gak ada aktivitas apa-apa cuman nunggu pemberangkatan aja. Karena ada penundaan tiga kali. Yang pertama tanggal 20 Juni, diundur sampai tanggal 28 Juni 2022, terus yang terakhir itu tanggal 18 Juli 2022," katanya.

Baca Juga: Pria Sidoarjo Beli Motor Ninja di Jember Diduga Pakai Uang Mainan

Usai mendapati gagal berangkat kerja ke luar negeri ia selanjutnya memutuskan untuk pulang ke rumahnya yang ada di Lamongan.

"Setelah gagal berangkat saya pulang pergi dari situ. Dan terakhir saya gak ke situ (rumah Ismuasih) tanggal 21 bulan 11 kemarin. Kalau yang lainnya sudah berpencar sekarang dan rata-rata sudah bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga, karena kalau disuruh nunggu terus kan gak bisa," jelasnya.

Ia mengaku hingga saat ini, Ismuasih sudah tidak ada di rumahnya yang ada di Desa Mojoduwur.

"Informasi yang didapat salah satu korban itu, saat ini Ismuasih sedang di Jakarta," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.