Sabtu, 20 Jun 2026 16:13 WIB

Isu Koalisi Retak, Anwar Sadad: Tak Ada Niat Gerindra Tinggalkan PKB

Pertemuan Prabowo dengan Muhaimin Iskandar (Foto: dok jatimnow.com)
Pertemuan Prabowo dengan Muhaimin Iskandar (Foto: dok jatimnow.com)

jatimnow.com - Ketua DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad memastikan koalisi antara Partai Gerindra dan PKB masih tetap berjalan hingga saat ini.

"Partai Gerindra dan PKB masih satu garis, bahwa penentuan Capres dan Cawapres akan ditentukan oleh ketua umum masing-masing, yaitu Pak Prabowo dan Pak Muhaimin Iskandar. Tidak ada nama lain," ucap Sadad, Rabu (4/1/2023).

Baca Juga: Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

Hal ini ia ungkapkan, untuk menyikapi isu retaknya koalisi kedua partai yang dinamai koalisi 'Indonesia Raya' itu. Bahkan, santer beredar jika Prabowo berencana untuk menggandeng Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sebagai Cawapresnya.

"Beliau menyatakan bahwa Partai Gerindra dan beliau, menghormati perjanjian politik yang diambil bersama-sama dengan PKB," imbuh Wakil Ketua DPRD Jatim itu.

Ketua DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad (Foto: dok jatimnow.com)Ketua DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad (Foto: dok jatimnow.com)

Baca Juga: Legislator PKB Salurkan Ratusan Hewan Kurban di Jember dan Lumajang

"Sampai hari ini tidak ada pikiran. Makanya ketika ada isu macam-macam, bahwa Gerindra-PKB mulai retak, beliau menepis asumsi itu. Sampai hari ini tidak ada niat sedikit pun Gerindra meninggalkan PKB, titik," sambung Sadad.

Selain itu, Sadad juga menegaskan jika Gerindra masih dengan komitmennya mengusung Prabowo Subianto sebagai Capres 2024, bukan Cawapres.

Baca Juga: Gerindra Tak Berikan Bantuan Hukum Bagi Gatut Sunu Wibowo

"Partai Gerindra sudah jelas. Di dalam Rapimnas yang digelar pada 11 Agustus 2022, bahwa calon presiden dari Gerindra tidak ada nama lain, yaitu Bapak Prabowo Subianto," tandas keluarga Ponpes Sidogiri tersebut.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.