Senin, 15 Jun 2026 17:21 WIB

Berangkat ke Lombok, Tim Ahli ITS Akan Identifikasi Rumah Gempa

Ketua Lab Beton Teknik Sipil ITS Prof Ir Priyo Suprobo bersama timnya/Foto: Fahrizal Tito
Ketua Lab Beton Teknik Sipil ITS Prof Ir Priyo Suprobo bersama timnya/Foto: Fahrizal Tito

jatimnow.com - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya hari ini akan memberangkatkan tim ahli gabungan dari Departemen Teknik Sipil ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Tim ini nanti akan membantu mengidentifikasi dan merenovasi rumah masyarakat yang terdampak gempa.

Ketua Lab Beton Teknik Sipil ITS Prof Ir Priyo Suprobo mengatakan tim gabungan yang akan dikirimkan ini merupakan bagian dari Pusat Studi Kebumian Bencana dan Perubahan Iklim (PSKBPI) ITS. Mereka akan diberangkatkan hari ini, Rabu (8/8/2018).

Baca Juga: PMI Surabaya Galang Donasi Kemanusiaan lewat Bulan Dana 2026

"Rencananya, dari 10 orang yang berada di PSKBPI ITS, akan ada empat orang yang akan terjun langsung ke lapangan. Terdiri dari Faimun, Wahyuniarsih, Endah Wahyuni dan Chandra Irawan," kata Priyo Suprobo, Senin (6/8/2018).

Probo menjelaskan, tugas tim Gabungan ITS ini nantinya akan membantu masyarakat setempat untuk mengevaluasi rumah-rumah mereka.

Nanti, juga akan dipetakan mana rumah yang masih layak huni, rumah yang harus diperkuat dan mana rumah yang berbahaya atau sudah tidak boleh ditempati.

“Di sana nanti akan berpartner dengan tim dari Universitas Mataram,” ujar mantan Rektor ITS ini.

Baca Juga: Air Bersih hingga Trauma Healing, Asa Baru di Pengungsian Aceh

Selain itu, tim gabungan ITS juga bertujuan membagi pengalaman, pengetahuan dan mensosialisasikan kepada masyarakat bagaimana membangun rumah dengan struktur tahan gempa. 

"Tim gabungan dari Departemen Teknik Sipil ITS nantinya juga akan memberikan software yang bernama Rapid Visual Screening ITS (R.V. SITS) kepada tim dari Unram. Software ini berfungsi untuk mitigasi bangunan tahan gempa, yang bisa mengetahui sebuah konstruksi lemah terhadap gempa atau tidak,” tuturnya.

Sementara itu, Faimun selaku Ketua Tim Gabungan tersebut berharap, nantinya alat tersebut akan bermanfaat bagi masyarakat di sana melalui Unram sebagai perwakilan atas hibah software tersebut.

Baca Juga: Bencana Angin Kencang di Tulungagung Rusak Ratusan Rumah

“Karena software ini harus dijalankan oleh ahli, jadi tidak bisa masyarakat langsung yang mengoperasikannya,” pungkasnya.

Reporter: Fahrizal Tito

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.