Selasa, 28 Jul 2026 01:21 WIB

Air Bersih hingga Trauma Healing, Asa Baru di Pengungsian Aceh

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Selasa, 20 Jan 2026 20:44 WIB
Teman Baik menyalurkan 16.000 liter air bersih dan air siap minum ke dua posko di Desa Sungai Liput. (Foto: Teman Baik/jatimnow.com)
Teman Baik menyalurkan 16.000 liter air bersih dan air siap minum ke dua posko di Desa Sungai Liput. (Foto: Teman Baik/jatimnow.com)

jatimnow.com - Banjir bandang yang menerjang Kabupaten Aceh Tamiang meninggalkan lebih dari rumah terendam dan sekolah rusak.

Di pengungsian Desa Sungai Liput, warga bergulat dengan krisis air bersih, ancaman penyakit, dan anak-anak yang kehilangan rasa aman.

Baca Juga: Tak Hanya Santunan, Teman Baik Bekali Anak Yatim dengan Edukasi

Di tengah situasi itu, Lembaga Kemanusiaan Teman Baik datang membawa bantuan terpadu untuk mempercepat pemulihan penyintas Aceh Tamiang.

Sejak akhir Desember 2025 hingga awal Januari 2026, Teman Baik menggelar rangkaian respons kemanusiaan yang menyentuh kebutuhan paling mendasar warga.

Paket gizi anak, layanan kesehatan, dapur umum, distribusi air bersih, hingga dukungan psikososial dijalankan bersamaan agar warga tidak hanya bertahan, tetapi kembali menata hidup.

“Setelah banjir, kebutuhan warga jauh lebih luas dari sekadar makanan. Kesehatan, kondisi mental, dan akses air bersih menentukan apakah mereka bisa bangkit,” kata Muhammad Pungky, Manajer Program Teman Baik.

“Kami berupaya hadir utuh di setiap fase pemulihan," lanjutnya.

Dampaknya terasa cepat. Lebih dari 100 anak di sejumlah posko menerima paket gizi untuk menjaga daya tahan tubuh.

Di ruang darurat yang sama, tawa kembali terdengar lewat sesi bermain, mewarnai, dan kegiatan ramah anak.

Aktivitas ini membantu anak-anak keluar dari ketakutan setelah hari-hari panjang menghadapi banjir.

Di dapur umum, para ibu bergotong royong menyiapkan makanan siap santap setiap hari.

Baca Juga: Kurban Teman Baik Tembus Pelosok Jawa hingga Pengungsian Palestina

Puluhan kepala keluarga juga menerima paket sembako untuk menopang kebutuhan rumah tangga selama masa darurat.

“Sekarang kami bisa makan teratur. Anak-anak tidak lagi mengeluh lapar,” ujar seorang warga pengungsian.

Krisis air bersih menjadi persoalan paling mendesak. Selama dua hari, Teman Baik menyalurkan 16.000 liter air bersih dan air siap minum ke dua posko di Desa Sungai Liput.

Bantuan tersebut menggantikan ketergantungan warga pada air sungai dan air hujan yang berisiko bagi kesehatan.

Layanan kesehatan gratis digelar selama enam hari melalui kolaborasi dengan Taman Zakat dan RS Mata Undaan. Warga mendapatkan pemeriksaan umum, obat-obatan, vitamin, hingga obat tetes mata.

Keluhan infeksi saluran pernapasan, penyakit kulit, dan iritasi mata akibat lumpur menjadi temuan paling sering.

Baca Juga: Mahasiswa Thailand Belajar SDGs dan Ekonomi Sirkular di Desa Suci Jember

Pemulihan pendidikan juga ikut bergerak. Lebih dari 100 paket alat sekolah dan mushaf Al-Qur’an dibagikan kepada anak-anak di pengungsian. Bantuan ini memberi sinyal kuat bahwa belajar tak boleh berhenti meski bencana memutus rutinitas.

Untuk kelayakan hidup di posko, Teman Baik menyalurkan 50 kasur lipat dan bantal. Sebelumnya, banyak warga tidur beralas tikar tipis atau lantai keras.

“Sekarang badan kami lebih enak saat bangun pagi,” kata seorang lansia di posko.

Dengan dukungan donatur dan relawan, Teman Baik menyatakan akan terus mendampingi penyintas Aceh Tamiang.

Bantuan menyeluruh ini bukan sekadar distribusi logistik, melainkan upaya menjaga kesehatan, memulihkan martabat, dan menyalakan kembali harapan warga yang sempat tenggelam bersama banjir.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.