Sabtu, 20 Jun 2026 06:04 WIB

Kuota Penerimaan CPNS, Menpan RB: Tergantung Pensiunan dan Anggaran

  • Penulis :
  • | Senin, 06 Agu 2018 20:13 WIB
Menpan-RB Asman Abnur saat berkunjung ke Mapolres Banyuwangi/Foto: Hafiluddin Ahmad
Menpan-RB Asman Abnur saat berkunjung ke Mapolres Banyuwangi/Foto: Hafiluddin Ahmad

jatimnow.com - Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) secara nasional masih dalam tahap finalisasi. Sebab, jumlah penerimaan CPNS atau Aparatur Sipil Negara (ASN) di setiap daerah berbeda-beda.

Hal itu dikatakan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur usai mengunjungi sejumlah tempat di Kabupaten Banyuwangi, Senin (6/8/2018).

Baca Juga: Kerap Dibuat Mesum, Satpol PP Tingkatkan Pengawasan Alun-alun Lamongan.

Beberapa tempat yang dikunjungi Menpan RB itu adalah Lounge Pelayanan Publik Pemkab, Mal Pelayanan Publik, Pengadilan Negeri, serta Polres Banyuwangi.

"Di setiap daerah itu tergantung yang pensiun berapa, kemampuan anggarannya berapa? Nah tahun ini, akan kita rencanakan," ujar Asman.

Dalam penerimaan CPNS yang direncanakan tahun ini, Kemenpan RB akan lebih memprioritaskan kepada CPNS di kalangan guru dan tenaga kesehatan yang sebarannya merata di beberapa wilayah Indonesia.

"Prioritasnya tenaga pendidikan dan kesehatan. Tunggu aja waktunya, nanti akan kita umumkan," katanya.

Baca Juga: 2 Festival di Banyuwangi Kembali Masuk Agenda Nasional KEN 2025

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, untuk di Kabupaten Banyuwangi calon pegawai negeri yang dibutuhkan sekitar 900 orang. Terdiri dari guru dan tenaga kesehatan yang paling banyak.

"Di Banyuwangi ini sekarang tenaga non PNS sangat tinggi. Guru SMP yang PNS 1500-an dan yang non PNS 1700-an. Prioritasnya pendidikan dan kesehatan," kata Anas kepada wartawan.

Reporter: Hafiluddin Ahmad

Baca Juga: DPRD Jatim Usul Rekrutmen PNS Jalur Afirmasi Keahlian Khusus, Begini Konsepnya

Editor: Arif Ardianto

 

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.