Kamis, 11 Jun 2026 14:11 WIB

Hasyim Asyari Dikecam, Pengamat Politik Bilang Begini

Staff Pengajar Departemen Politik FISIP Unair, Ali Sahab. (foto: dok jatimnow.com)
Staff Pengajar Departemen Politik FISIP Unair, Ali Sahab. (foto: dok jatimnow.com)

jatimnow.com - Pernyataan Ketua KPU RI Hasyim Asyari tentang rencana Pemilu 2024 'kembali proporsional tertutup' disesalkan banyak pihak. Salah satunya pengamat Politik dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Ali Sahab yang menilai usulan itu kurang tepat.

"Saya kira sebagai pejabat publik dalam memberikan pernyataan harus punya landasan dan kajian akademis. Kalau dari statemen yang disampaikannya, saya tidak tahu persis apakah (Ketua KPU RI) punya landasan yang jelas atau tidak," ujar Ali Sahab, Sabtu (31/12/2022).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Menurutnya pemilu yang menerapkan proporsional tertutup atau terbuka memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Namun sangat disayangkan, jika Ketua KPU RI melontarkan wacana bahwa Pemilu 2024 menerapkan proporsional tertutup dalam menentukan calon legislatif atau anggota dewan.

"Sekarang ini tidak perlu melontarkan wacana. Saat ini KPU harus konsen Pemilu 2024. Setelah itu, silahkan ditata seperti apa," katanya.

Staff Pengajar di Departemen Politik FISIP Unair itu juga menambahkan, bahwa kondisi saat ini tidak pantas membahas wacana penerapan kembali proporsional tertutup.

Menurutnya, aturan itu hanya menguntungkan partai besar. Dalam artian yang menentukan anggota dewan dari partai dan tidak ada partisipasi warga untuk memilih calegnya.

"Saya kira ini (wacana) kurang elok. Permainan sudah berjalan, ujug-ujug (tiba-tiba) wasit memberikan aturan baru," terangnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Hal yang sama juga diungkapkan Pengamat Sosial dan Politik asal kota Surabaya Lasiono, ia juga menerangkan, Pemilu 2024 merupakan salah satu indikator atau tolok ukur dari demokrasi kehidupan bernegara di Indonesia. Keterbukaan dan kebebesan dalam pemilihan umum mencerminkan partisipasi masyarakat Indonesia.

"Saya kira statemen Ketua KPU RI yang menyatakan Pemilu 2024 tidak menutup kemungkinan kembali pada sistem proporsional tertutup adalah, ketua sedang berhalusinasi. Karena Ketua KPU kaget, merasa begitu besarnya tanggung jawab yang harus dikerjakan sebagai penyelenggara pemilu. Saya kira hanya mencari gampangnya saja," kata Lasiono.

Alumnus Magister Sosial Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) ini menegaskan, pernyataan Ketua KPU RI itu offside.

Masalahnya sistem pemilu sudah menjadi ranah DPR RI dan pemerintah, yang nota bene lembaga politik untuk melahirkan produk-produk undang-undang, termasuk UU Pemilu No 7 Tahun 2017.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

"Ketua KPU RI sudah membawa KPU ke wilayah politik praktis, dan saya kira, ini berbahaya. Padahal, KPU seharusnya independen, dan menjaga pelaksanaan pemilu berjalan dengan jujur, adil, transparan. Dan laksanakan saja apa yang menjadi tugas KPU sesuai dengan UU Pemilu," tuturnya.

Direktur Eksekutif Lembaga Survey dan Penelitian Jhon Consulindo ini menegaskan, statemen Ketua KPU RI itu ngawur dan harus ada penindakan dari Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

"Seharusnya DKPP segera turun meminta keterangan Ketua KPU RI, karena tanpa disadari telah mencederai demokrasi di Indonesia," ujarnya.

 
Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.