Rabu, 17 Jun 2026 13:48 WIB

Kades Gadungan Gentayangan di Kediri Minta Uang dan Pulsa, Ini Modusnya

ilustrasi
ilustrasi

jatimnow.com - Aksi penipuan mencatut nama kepala desa marak di Kabupaten Kediri. Pelaku meminta pulsa melalui pesan singkat aplikasi WhatsApp.

Dalam aksinya, pelaku berpura-pura menjadi kades dan menghubungi korbannya melalui pesan singkat. Tak hanya pulsa, pelaku juga seolah-olah mengalami musibah dan meminta uang tunai ke korban melalui transfer melalui nomor rekening.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

Untuk meyakinkan korbannya, pelaku memasang foto profil Kades di akun WhatsApp.

Kepala Desa Kayen Kidul, Bambang Agus Pranoto menjadi salah satu yang dicatut. Ia mengetahui aksi penipuan mencatut namanya itu karena ada laporan dari warganya.

"Dari beberapa warga ada yang datang dan menghubungi saya. Saya minta pulsa dan bahkan minta uang DP pembelian kendaraan sepeda motor," ujar Bambang Agus, Rabu (28/12/2022).

Mendapat laporan itu, Agus pun merasa kaget dan meminta warga untuk hati-hati dan tidak mempercayainya.

"Saya langsung menyampaikan ke warga agar jangan mudah percaya bilamana ada orang yang meminta pulsa atau uang yang mengatasnamakan Kades," tambah Kades Kayen Kidul ini.

Baca Juga: Sandang Status Tersangka, Kades di Probolinggo Masih Hirup Udara Bebas

Aksi serupa juga dialami Kades Langenharjo Kecamatan Plemahan, Slamet Suyono. Salah satu warganya di pengurus Bumdes menjadi korban penipuan mengatasnamakan dirinya.

"Ya, Mas. Pernah ada yang mengatasnamakan saya dan yang menjadi korban pengurus Bumdes, pelaku meminta uang sebanyak Rp3,7 juta," terangnya.

Saat itu pengurus Bumdes diminta pelaku untuk mentransfer uang.

“Yang meminta pulsa ada juga atas nama saya, warga sudah tahu dan tidak digubris bahwa itu modus penipuan mengatasnamakan nama saya," tambahnya.

Baca Juga: Akal Bulus Komplotan Penipu di Gresik Bikin Sales Susu UHT Asal Kediri Rugi Puluhan Juta

Sementara itu, Kasi Humas Polres Kediri Iptu Uji Langgeng mengatakan hingga saat ini pihak Satreskrim belum menerima laporan resmi terkait aksi penipuan yang mencatut nama kades.

"Hingga saat ini pihak Satreskrim Polres Kediri belum menerima laporan secara resmi," Iptu Uji Langgeng.

Pihaknya mengimbau warga agar tidak mudah percaya terhadap modus penipuan mengatasnamakan para pejabat maupun lainnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.