Sabtu, 13 Jun 2026 02:49 WIB

Mahasiswa ITS Ciptakan Robot Pemantauan Aktivitas Manula

jatimnow.com - Calon wisudawan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Anak Agung Ngurah Surya Laksamana menciptakan robot pemantau aktifitas manula. Hal ini bertujuan untuk mengurangi resiko kematian yang diakibatkan traumatik yang dapat bekerja selama 24 jam.

Alat yang memanfaatkan teknologi internet of things itu, juga dilengkapi sabuk yang memiliki sensor accelerometer dan turtlebot serta penggunaan aplikasi Official Account Line.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Sabuknya dipastikan tidak mengganggu aktifitas, karena sifatnya wearable device, sebuah alat yang memang dirancang untuk digunakan pada tubuh manusia yang berhubungan dengan teknologi," ungkap Anak Agung.

Mahasiswa Departemen Teknik Komputer ini menjelaskan cara kerja alat yang diciptakannya dengan menggunakan aplikasi obrolan line sebagai media komunikasi. Serta discovery cover atau scanner pada robot untuk mendeteksi pancaran bluetooth dari sabuk untuk menentukan ruangan dalam rumah.

"Kemudian akan diolah menjadi database. Pada aplikasi line, akan ada official account khusus yang didalamnya ada menu pemantau, yang akan digunakan oleh keluarga yang bersangkutan. Jika manula terjatuh robot yang berada di dock (alat pengisian baterai, red) akan langsung menuju lokasi dan melaporkan keadaan terbaru kepada manula lewat Official Account Line yang sudah terhubung sebelumnya," urainya.

Sementara data yang disampaikan berupa keadaan jatuh dan keadaan denyut jantung. "Dengan mengetahui denyut jantung maka akan diketahui tingkat kesehatan jantung manula. Dangdut koplo alat kami dapat mendeteksi jatuh dalam segala posisi," jelas mahasiswa kelahiran Februari ini.

Alat tersebut bekerja 24 jam penuh memantau keadaan. Untuk sistem pengisian daya menggunakan baterai pada sabuk dan sistem charging pada robot. Baterainya menggunakan baterai umum di pasaran, yang berbentuk silinder.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

“Selama melakukan percobaan baterainya sangat tahan lama. Sehingg jika manula tidak terjatuh, maka robot akan tetap berada di dalam dock untuk melakukan proses pengisian," paparnya.

Mahasiswa tahun 2014 ini mengungkapkan, jika ke depannya ingin menambahkan data maps pada robotnya dan dapat berinteraksi secara langsung.

"Kalau sudah ada maps, tidak perlu mengambil foto. Dan saya rasa Indonesia sangat membutuhkan teknologi seperti ini," tandasnya.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

 

Reporter: Fahrizal Tito

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.