Selasa, 16 Jun 2026 08:51 WIB

Wawali Pasuruan Apresiasi Tiga Inovasi Program di Kompetisi Kolabik

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 21 Des 2022 19:39 WIB
Mas Adi meminta inovasi publik tidak sebatas pada tingkatan lomba. (foto-foto: Humas Pemkot Pasuruan)
Mas Adi meminta inovasi publik tidak sebatas pada tingkatan lomba. (foto-foto: Humas Pemkot Pasuruan)

jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan menggelar Kompetisi Inovasi Layanan Publik (Kolabik). Kompetisi internal ini untuk meningkatkan kinerja pelayanan kepada masyarakat.

Sebanyak 54 Unit penyelenggara pelayanan publik milik Pemkot Pasuruan saling adu inovasi program terbaik untuk menjadi pemenang dalam kompetisi tersebut.

Baca Juga: Indosat Bekali UMKM Pasuruan Strategi Konten Viral dan Optimasi Produk

Kompetisi yang berlangsung sejak November 2022 itu telah menghadirkan tiga pemenang terbaik, setelah melawati serangkaian seleksi presentasi dan kunjungan lapangan.

Ketiga nominasi inovasi terbaik tersebut meliputi Bandeng Kelak Seribu Restoran (Banser) milik Dinas Perikanan, Program Buih Jadi Permadani yang berisi layanan Ibu Hamil Jalani Persalinan Aman Dapat Foto Bayi dan Dokumen Kependudukan Akta Kelahiran, KK dan KIA milik UPT Puskesmas Karangketug.

Sedangkan inovasi program terbaik ketiga adalah Jalan Berdua, akronim dari Kerjasama Pelayanan Penerbitan KK dan KTP-el dengan KUA, milik Dispendukcapil.

Wakil Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi yang tinggi atas penyelenggaraan Kolabik. Menurutnya, era sekarang ini pelayanan publik dituntut menciptakan terobosan baru, yang mampu menyederhanakan dan memepermudah akses masyarakat terhadap sebuah layanan.

"Saya mengamati dan melihat langsung inovasi yang ditampilkan Puskesmas, sekolah, maupun OPD. Dari situ kita bisa menyimpulkan bahwa inovasi menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan tiap unit," kata Wawali.

Baca Juga: AATP Ditarget Rampung Desember, Pj Bupati Pasuruan Promosikan Amphiteater

Wawali Mas Adi menambahkan jika inovasi yang baik adalah inovasi yang memiliki dampak. Dampak yang dimaksud adalah bagaimana melalui inovasi membuat pelayanan menjadi semakin mudah, cepat, dan murah.

"Inovasi bukan hanya asal beda. Inovasi harus punya nilai dan manfaat lebih. Kalau hanya chasing-nya saja, maka tidak akan ada dampak apapun," lanjutnya.

Adi juga menyampaikan pesan kepada seluruh unit penyelenggara pelayanan publik untuk tidak berhenti melakukan inovasi. Ia berharap agar inovasi yang telah disusun tetap dilanjutkan secara berkesinambungan.

"Jangan karena lomba sudah selesai, dapat piala, kemudian dipajang. Ini harus ditindaklanjuti. Anda harus memahami bahwa inovasi bukan berorientasi bisnis, namun pada pelayanan masyarakat. Harus terus diukur manfaat dari inovasi yang kita lakukan," tegasnya.

Baca Juga: Mas Adi Mengapresiasi dan Mendukung Lomba Panah Kota Pasuruan

Lebih lanjut, tolok ukur tingkat manfaat dari inovasi menjadi penting pada saat dilakukan, karena inovasi sangatlah dinamis.

"Jika hari ini program A dikatakan sebagai sebuah inovasi, belum tentu dalam 2-3 tahun ke depan masih relevan dengan kebutuhan masyarakat," terangnya.

Terakhir, Mas Adi berpesan kepada selurub perangkat daerah agar dalam menciptakan sebuah inovasi beroriantasi pada tujuan bersama menuju Pasuruan Kota Madinah.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.