Kamis, 18 Jun 2026 21:37 WIB

Janda di Sidoarjo Tertipu Teman Tantan: Dijanjikan Kanopi, Motor Dibawa Kabur

Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Seorang janda berinisial EK (47), asal Krian, Sidoarjo mengaku menjadi korban penipuan pria yang dikenalnya lewat aplikasi kencan Tantan.

Teman kencan sang janda itu diketahui berinisial Hs (57). Selain menjanjikan rumah EK bakal dipasang kanopi, Hs juga membawa lari motor milik EK pada Senin (19/12/2022).

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

"Kenalnya lewat aplikasi Tantan. Setelah komunikasi beberapa lama, dia menjanjikan ke saya akan dipasangkan kanopi di rumah saya. Alasanya, biar enak ada kanopinya. Terus saya mengiyakan," ungkap EK, Rabu (21/12/2022).

Keesokan harinya, EK ditelpon oleh pelaku disuruh pulang dengan alasan menemui teman pelaku seorang tukang kanopi yang sudah dipesan.

"Pas tukangnya datang ke rumah saya, tukang yang awalnya katanya adalah temannya sendiri tapi kok nggak kenal sama dia (pelaku). Beberapa menit setelah tukang datang, dia pamit ke saya kalau mau ambil uang untuk bayar kanopi dan minta diantar karena dia alasan ndak bawa motor," papar dia.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Karena percaya bahwa pelaku akan mengambil uang, akhirnya EK meminta anak perempuannya untuk mengantar pelaku menggunakan motor.

"Kata anak saya, setelah diantar, waktu pas di ruko-ruko dekat Bypass Krian, anak saya disuruh turun alasanya anak saya disuruh nunggu dulu. Karena anak saya ndak ngerti akhirnya nurut. Nah, di situlah ternyata motor saya Vario S 8487 NR dibawa kabur sama dia," terang dia.

Tidak berselang lama, anak dari EK menelepon sambil menangis. Dari situlah ia sadar bahwa ia telah ditipu oleh pelaku yang ia kenal dari aplikasi Tantan tersebut.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

"Ngakunya orang Gresik, Kebomas. Umur 57. Orangnya ke sini pakai kopyah haji. Ciri-cirinya pendek kecil gitu orangnya. Itu baik pas kenal awal, ndak kurang ajar, ndak pegang saya dan ndak pernah nyium saya," tandasnya.

Setelah kejadian penipuan dan motor miliknya dibawa kabur, EK menambahkan bahwa nomor handphone pelaku sudah tidak aktif.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.