Jumat, 19 Jun 2026 12:38 WIB

Sederet Fakta di Balik Penangkapan Driver Ojol Produsen Pil Ekstasi

Driver ojol produsen ekstasi saat diamankan di Mapolresta Sidoarjo (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)
Driver ojol produsen ekstasi saat diamankan di Mapolresta Sidoarjo (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sederet fakta terungkap, menyusul ditangkapnya driver ojek online (ojol) berinsial SK (35), warga Dlanggu, Mojokerto oleh Satresnarkoba Polresta Sidoarjo.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro memaparkan bahwa dalam kasus ini, semula timnya bekerja sama dengan Bea Cukai Juanda. Dari informasi yang disampaikan Bea Cukai, pihaknya menyortir satu paket mencurigakan dari luar negeri yang diduga berisi prekusor.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Setelah dilakukan uji laboratorium, ternyata di dalam paket tersebut terdapat padatan bongkahan warna kuning, yaitu bahan pembuat pil ekstasi.

Berikut fakta-fakta yang terungkap dalam kasus ini:

1. Pelaku merupakan residivis kasus narkoba

SK adalah residivis kasus narkoba yang sebelumnya terbukti menggunakan dan mengedarkan narkotika jenis pil ekstasi. Dia pernah ditangkap oleh Polrestabes Surabaya pada Tahun 2016 dan baru keluar Tahun 2020 lalu.

2. Pelaku lulusan kampus ternama di Surabaya

Dari informasi yang berhasil diperoleh, pelaku adalah lulusan dari universitas ternama yang ada di Surabaya. Pelaku nekat memproduksi pil ekstasi tersebut dengan belajar dari internet secara otodidak.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

3. Diduga SK dimodali oleh bandar narkoba kelas kakap

Pada gelaran rilis, Kasat Resnarkoba Polresta Sidoarjo, Kompol Adrian Wimbarda menduga adanya pemodal yang menyokong aktivitas produksi pil ekstasi yang dijalankan tersangka SK.

"Nah, atasannya ini masih kita kembangkan lagi dan masih kita cari," ujar Adrian, Selasa (20/12/2022).

4. Pelaku menyamarkan identitas sebagai driver ojol

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Hasil pengakuan pelaku kepada penyidik, dia sehari-hari menyamarkan identitasnya sebagai driver ojek online (ojol).

5. Pelaku memproduksi pil ekstasi selama 4 bulan dalam kos di Surabaya

SK mengaku sudah empat bulan memproduksi pil ekstasi itu di dalam kamar kosnya di Nginden Intan Timur Sukolilo, Surabaya. Pelaku berhasil menjajakan ekstasi buatannya ke teman-teman sekitar dengan keuntungan puluhan juta rupiah.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.