Jumat, 19 Jun 2026 16:45 WIB

Driver Ojol Produsen Ekstasi: Belajar dari Internet, Produksi di Kos Surabaya

Alat dan bahan produksi pil ekstasi yang dijalankan driver ojol dibeber di Mapolresta Sidoarjo (Foto-foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)
Alat dan bahan produksi pil ekstasi yang dijalankan driver ojol dibeber di Mapolresta Sidoarjo (Foto-foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)

jatimnow.com - Driver ojek online (ojol) yang memproduksi narkotika jenis pil ekstasi berhasil dibekuk Tim Satresnarkoba Polresta Sidoarjo. Dia mengaku belajar secara otodidak dari internet.

Driver ojol itu berinisial SK (35), warga Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto. Dia diamankan bersama barang bukti berupa bahan dan alat untuk memproduksi pil ekstasi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Kalau awal membuatnya saya otodidak belajar dan melihat dari internet," ungkap SK di Mapolresta Sidoarjo, Selasa (20/12/2022).

SK menyebut, bahan utama dan alat pembuat ekstasi dibelinya dari luar negeri melalui marketplace atau online.

Sementara Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro memaparkan bahwa dalam kasus ini, semula timnya bekerja sama dengan Bea Cukai Juanda. Dari informasi yang disampaikan Bea Cukai, pihaknya menyortir satu paket mencurigakan dari luar negeri yang diduga berisi prekusor.

Setelah dilakukan uji laboratorium, ternyata di dalam paket tersebut terdapat padatan bongkahan warna kuning, yaitu bahan pembuat pil ekstasi.

Berawal dari itu, timnya melakukan pengembangan sesuai alamat yang dituju. Ternyata alamat tersebut adalah fiktif hingga barang dikembalikan ke kantor pos.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Selang beberapa hari, ada seseorang yang datang ke kantor pos untuk menyelesaikan pembayaran administrasi, tapi barang tidak diambil. Tidak lama, kemudian datang seorang driver ojol yang mengambil paketan dan setelah itu dibawa pergi.

"Petugas akhirnya membuntuti hingga dapat melakukan penangkapan terhadap pelaku bernama SK yang dilanjutkan pengembangan dikeler ke rumah kosnya di daerah Nginden Intan Timur Sukolilo, Surabaya," ungkap Kusumo.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dari tempat kos itu, ditemukan barang berupa bahan campuran untuk membuat pil ekstasi lengkap dengan alat produksinya.

"Pelaku ngaku ke kami kalau sudah produksi pil ekstasi ini selama 4 bulan. Dari 4 bulan tersebut ia memasarkan ekstasi ke teman-teman sekitarnya dan telah meraup keuntungan Rp20 hingga 40 juta," beber Kusumo.

Dari tangan pelaku, disita sejumlah barang bukti, di antaranya bahan-bahan dan alat-alat pembuat pil ekstasi, 5 bungkus plastik serbuk pil ekstasi hasil produksi, 2 butir pil ekstasi warna abu-abu hasil akhir produksi dan 2 butir pil ekstasi warna abu-abu kuning hasil akhir produksi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.