Jumat, 19 Jun 2026 12:58 WIB

Pemkot Proyeksikan Tari Remo jadi Ekstrakulikuler Wajib di Surabaya, Setuju Rek?

Tari Remo. (Foto-foto: Humas Pemkot Surabaya for jatimnow.com)
Tari Remo. (Foto-foto: Humas Pemkot Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berencana menjadikan Tari Remo sebagai ekstrakurikuler (ekskul) wajib di sekolah. Proyeksinya, akan diterapkan untuk tingkat SD dan SMP, baik negeri maupun swasta di Surabaya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, hal ini bertujuan untuk mengusung semangat para siswa dalam menjaga kearifan budaya lokal.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

"Kita akan berdiskusi lagi, mungkin setiap sekolah akan ada ekstrakurikuler wajib untuk Tari Remo. Filosofinya untuk menjaga kearifan lokal," kata Eri, Sabtu (17/12/22).

Menurut Eri, banyak para siswa di Kota Pahlawan ini yang belum mengetahui arti dan makna dari Tari Remo. Maka, melalui ekstrakurikuler wajib tersebut, ia meyakini budaya Arek di Kota Surabaya dapat terus dipertahankan.

"Coba tanya itu anak-anak tahu maknanya Tari Remo? Tidak tahu semua, maka itu ekstrakurikuler wajib, jadi Budaya Arek Surabaya bisa terus dipertahankan," jelasnya.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Oleh karena itu, Ia menginginkan agar masyarakat di Kota Pahlawan juga turut menjaga budaya lokal, salah satunya Tari Remo.

Apalagi, lanjut Eri, Pemkot Surabaya akan segera memecahkan rekor Muri (Museum Rekor Indonesia) Tari Remo Massal dengan 65 ribu lebih penari asal Kota Pahlawan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Terkait dengan Tari Remo, bukan rekornya. Tapi Surabaya adalah kotanya Remo. Sehingga mereka (penari) bisa tampil menunjukkan budayanya kota Surabaya. Ini jangan sampai diakui orang lain dan Surabaya harus care (peduli) dengan itu," pungkasnya.

Sekadar informasi, Minggu (18/12/2022) pagi ini dilangsungkan pergelaran massal Tari Remo di beberapa titik di Surabaya. Ada di Jembatan Suroboyo dan 10 titik tempat bersejarah lainnya, diantaranya, Tugu Pahlawan, Jalan Tunjungan, Jembatan Sawunggaling, Halaman Balai Kota, Alun-Alun Surabaya, Taman Bungkul, Taman Apsari, Taman 10 Nopember, dan Halaman SD-SMP se-Kota Surabaya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.