Minggu, 14 Jun 2026 15:33 WIB

Polisi Kantongi Identitas Perampok yang Satroni Rumdin Wali Kota Blitar

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Sabtu, 17 Des 2022 18:27 WIB
Salah satu pelaku yang merampok Rumah Dinas Wali Kota Blitar. (Foto: Humas Polres Blitar/jatimnow.com)
Salah satu pelaku yang merampok Rumah Dinas Wali Kota Blitar. (Foto: Humas Polres Blitar/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tim gabungan Satreskrim Polres Blitar Kota dan Jatanras Polda Jatim hingga kini terus bekerja keras mengungkap kasus perampokan disertai penyekapan di Rumah Dinas (Rumdin) Wali Kota Blitar, Santoso.

Terbaru, polisi telah meminta keterangan sekitar 40 saksi, juga mengunjungi tempat-tempat pembuatan pelat nomor. Tak hanya di wilayah Blitar Raya, polisi juga mendatangi tempat pembuatan pelat hingga keluar wilayah Blitar.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto mengungkapkan bahwa aksi perampokan ini ditengarai sudah direncanakan dengan matang. Hal ini bisa dilihat dari pelat merah palsu yang digunakan oleh komplotan perampok. Bahkan, salah satu terduga pelaku ada yang mengenakan atribut layaknya aparatur sipil negara (ASN).

"Ada yang memakai topi Korpri, teridentifikasi dari rekaman kamera pengawas di jalan raya," sebutnya, Sabtu (17/12/2022).

Tidak hanya itu, tim gabungan juga mendatangi tempat penjualan lakban dan rental mobil yang menyewakan mobil Toyota Inova hitam yang dipakai komplotan perampok tersebut.

Polisi memperkirakan mobil yang digunakan komplotan perampok saat beraksi adalah Toyota Inova keluaran di bawah tahun 2013. Hal ini bisa di lihat dari list yang terdapat di pintu belakang dan warna velg yang masih satu warna yakni silver.

Polisi juga menganalisa kamera tilang elektronik atau ETLE yang ada di pertigaan Jalan Herlingga. Sebab ada dugaan komplotan perampok itu kabur ke arah timur menuju Malang.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

"Salah satu pelaku terlihat membuka pintu gerbang rumah dinas ketika mobil terduga pelaku hendak masuk. Sebab tiga penjaga yang merupakan Satpol PP tersebut sudah dilumpuhkan terlebih dahulu," jelas Dirmanto.

"Pelaku yang membuka pintu pakai topi, jaket dan bertubuh sedikit gendut," tambahnya.

Ditanya mengenai motif, Dirmanto enggan berspekulasi. Sebab pelaku belum tertangkap.

"Belum bisa dipastikan. Sabar dulu. Tim masih bekerja di lapangan. Mudah-mudahan bisa segera terungkap," tegasnya.

Baca Juga: Tim Gabungan Polda Jatim Periksa Senpi Dinas di Polres Tulungagung

Dia menandaskan tim yang diterjunkan telah melakukan profiling terhadap kelima pelaku dan sudah mengantongi identitasnya.

"Doa saja agar bisa segera terungkap. Kalau ada update terbaru kami sampaikan," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.