Senin, 15 Jun 2026 23:31 WIB

Sahat Ditangkap KPK Diduga karena Kasus Hibah, Mathur: Memang Rawan

Anggota DPRD Jawa Timur, Mathur Husyairi. (Dok.Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Anggota DPRD Jawa Timur, Mathur Husyairi. (Dok.Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sahat Tua Simanjuntak hingga kini masih menjalani penyelidikan KPK. Wakil Ketua DPRD Jatim itu ditangkap lantaran dugaan suap alokasi dana hibah APBD tahun 2024.

Anggota DPRD Jawa Timur, Mathur Husyairi saat ditemui jatimnow.com mengatakan, dana hibah bersumber APBD ini memang rawan dan informasinya Sahat beserta 3 orang lainnya terjerat kasus tersebut.

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

"Saya mendengar kasus ini berkaitan alokasi dana hibah APBD di tahun 2024," kata Mathur kepada jatimnow.com, Kamis (15/12/22).

Menurut Mathur, meskipun di tahun 2024, namun pengajuan proposal di SIPD ada di bulan Februari dan harus klir ditata mulai bulan Desember ini.

"Hibah ini memang posisinya rawan, bila ada feedback maka harus berhati-hati, karena diawasi oleh rakyat dan juga APH (aparat penegak hukum)," jelasnya.

Artinya, dana hibah memiliki potensi untuk disalahgunakan, sekaligus keberadaannya selalu diawasi oleh rakyat dan Alat Penegak Hukum (APH).

Baca Juga: Giliran Pj Sekda Tulungagung yang Diperiksa KPK di Surabaya

Bahkan, BPK sering kali menemukan perkara hibah APBD dan dimana posisinya selalu sisa tanpa ada SPJ yang jelas.

"Dana hibah selalu ditemukan, dengan sebesar Rp1,3 triliun, Rp1,9 triliun, yang belum atau tidak ter-SPJ-kan dalam tiap tahunnya," ungkapnya.

Termasuk hibah PJU lalu, lanjut Matur, hingga akhir tahun ini ditunggu pengembaliannya.

Baca Juga: DPRD Jatim Temukan Penyebab Utama Longsor di Jalur Ponorogo-Pacitan

"PJU sampai sekarang tidak kunjung dikembalikan meskipun hanya berkisar 10 miliar dari 40,9 miliar," pungkasnya.

Untuk itu, berkaitan dengan kasus ini, pihaknya mengajak untuk mengikuti proses KPK, bagaimana mengembangkan dan menyelidiki kasus ini.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.