Rabu, 17 Jun 2026 00:29 WIB

Halo Warga Bojonegoro! 393 Desa Bakal Punya Mobil Siaga Lho

Kepala Dinas Sosial Bojonegoro, Arwan (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Kepala Dinas Sosial Bojonegoro, Arwan (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - 393 desa di Kabupaten Bojonegoro bakal menerima bantuan keuangan bersifat khusus yang bersumber dari perubahan anggaran dan belanja daerah (P-APBD) tahun anggaran 2022 untuk pengadaan mobil siaga desa.

Kepala Dinas Sosial Bojonegoro, Arwan menerangkan, total anggaran yang digelontorkan untuk pengadaan mobil siaga itu Rp98,25 miliar. Terdapat ketentuan bagi desa yang akan mendapatkan bantuan keuangan khusus untuk pengadaan mobil tersebut.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

"Di antaranya tidak ada masalah dalam pelaksanan BKK (Bantuan Keuangan Khusus) Tahun 2021. Yang kedua pelunasan PBB, baik 2021 maupun 2022 sesuai dengan perbup," ujar Arwan, Rabu (14/12/2022).

Menurutnya, mobil siaga itu bakal diberikan kepada 393 dari total 419 desa yang ada di Bojonegoro, dengan nilai masing-masing desa Rp250 juta.

Untuk mekanisme pencarian dana bantuan itu, Arwan menjelaskan nantinya desa mengajukan proposal untuk pencairan. Setelah ditransfer, selanjutnya dibuka lelang untuk pengadaan mobil itu, disertai dokumen administrasi sesuai dengan ketentuan.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Paling lambat mungkin Februari 2023 harus sudah tersalurkan. Dan jika semua proses berjalan lancar, mungkin akhir tahun ini bisa," terangnya.

Selain itu, lanjut Arwan, terdapat ketentuan untuk kriteria minimal yang telah ditentukan untuk spesifikasi mobil siaga yang akan dibeli oleh desa.

"Tentunya untuk perawatan diserahkan kepada desa. Jadi desa sendiri harus ada anggaran untuk pemeliharaan dan perawatan," tambahnya.

Baca Juga: Dinas Sosial Tulungagung Salurkan Bansos Kemensos RI ke Ratusan Masyarakat

Dia berharap, mobil siaga ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, utamanya bagi warga kurang mampu yang membutuhkan transportasi untuk keperluan berobat dan lainnya.

"Tidak dipernankan ada pungutan biaya untuk alasan apa pun. Harapannya dengan adanya mobil siaga ini dapat memberikan layanan kepada masyarakat utamanya bagi PPKS (Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial), orang tidak mampu, dan semua dapat dilayani untuk keperluan berobat dan lain sebagainya," tandas Arwan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.