Senin, 22 Jun 2026 00:13 WIB

Pemkot Pasuruan Sosialisasikan Kenaikan UMK 2023 jadi Rp3 Juta

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 14 Des 2022 11:01 WIB
Wakil Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo (Mas Adi) membuka secara resmi acara sosialiasi UMK. (Foto: Pemkot Pasuruan)
Wakil Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo (Mas Adi) membuka secara resmi acara sosialiasi UMK. (Foto: Pemkot Pasuruan)

jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan melalui Dinas Tenaga Kerja Kota Pasuruan melaksanakan sosialisasi Kenaikan Upah Minimum (UMK) tahun 2023 kepada para pengusaha yang berada di wilayah kota tersebut. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Hotel Bj. Perdana, Selasa (13/12/2022) kemarin.

Wakil Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo (Mas Adi) membuka secara resmi acara sosialiasi tersebut. Ia menyampaikan bahwa Upah Minimum Kota Pasuruan tahun 2023 naik sebesar Rp200.000.

Baca Juga: Jelang Muktamar NU, Gus Lilur Ingatkan Bahaya Politik Praktis

"Kemarin Ibu Gubernur dengan surat keputusan, memutuskan Upah Minimum Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Dimana Kota Pasuruan sebesar Rp3.038.837,64. Tentu proses kenaikan upah ini, melalui proses yang ada," jelas Mas Adi.

Mas Adi juga mengatakan Upah Minimum Kota Pasuruan masuk urutan ke delapan se-Jawa Timur.

"Karena Kota Pasuruan ini, menjadi bagian penopang, penyangga ekonomi di Jawa Timur karena dekat dengan Ibu Provinsi Jawa Timur," terangnya.

Baca Juga: Pidato 4 Bahasa Siswa Sekolah Rakyat Sambut Kunjungan Menteri Sosial ke Gresik

Menurut Mas Adi, pemerintah Kota Pasuruan tidak bisa berjalan sendiri dalam proses pembangunan dan kemajuan Kota Pasuruan. Ia mengatakan perlu adanya sinergi dan kerjasama dengan semua elemen masyarakat. Tentunya, juga dengan para pengusaha.

"Harapanya, kita bisa saling bersinergi dan bekerjasama stakeholder. Perlu adanya, peran-peran sektor swasta, agar dapat membuka peluang-peluang berusaha. Sehingga, dapat menyerap tenaga kerja, " urainya.

Dengan adanya kenaikan Upah Minimum Kota Pasuruan, Mas Adi berharap tidak ada kenaikan bahan pangan dan barang naik.

Baca Juga: Gus Ipul Jadi Ketua Panitia Muktamar ke 35 NU

"Dengan adanya TPID, saya berharap kita bisa berupaya menyeimbangkan harga pasar. Semoga di Kota Pasuruan, dengan berbagai upaya mulai dengan penetapan RTRW. Dapat meyakinkan investor. Dan saya berharap kenaikan upah minimum ini dapat meningkatkan spirit tenaga kerja. Sehingga kinerja pekerja meningkat dan output yang dihasilkan juga lebih baik," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.