Minggu, 21 Jun 2026 11:19 WIB

Rekaman CCTV Mobil Pelat Merah Masuk Rumdin sebelum Perampokan Beredar di Medsos

ilustrasi. (Foto: pixabay)
ilustrasi. (Foto: pixabay)

jatimnow.com - Sebuah video diduga rekaman CCTV dari depan Rumah Dinas Wali Kota Blitar, sebelum peristiwa perampokan pada Senin (12/12/2022) dini hari, itu tersebar di media sosial. Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @cetul_22.

Dalam video rekaman CCTV itu, terlihat mobil berpelat merah memasuki rumah dinas Wali Kota Blitar pada pukul 03.06.08 WIB. Mobil itu masuk setelah petugas jaga membukakan pintu pagar yang sebenarnya tidak tertutup rapat.

Baca Juga: Wali Kota Blitar Mas Ibin Raih Penghargaan Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2025

Setelah masuk, mobil berwarna hitam itu pun terlihat berhenti tepat di samping pos pengamanan Satpol PP Pemkot Blitar. Saat mobil hitam itu terparkir seorang pria yang awalnya membuka pintu kemudian menutupnya kembali.

Dari sudut kamera tersebut kemungkinan besar rekaman video itu diambil dari CCTV Kominfo yang berada di Jalan Sudanco Suprijadi atau tepat berada di depan Rumah Dinas Wali Kota Blitar, Santoso.

Dilihat dari jam dan pergerakan mobil yang terekam CCTV tersebut, peristiwa itu identik dengan kejadian perampokan di Rumah Dinas Wali Kota Blitar. Dari keterangan polisi dan Santoso langsung, peristiwa perampokan itu terjadi pada pukul 03.00 WIB usai istri Santoso salat Tahajud.

Sementara Polres Blitar Kota mengaku masih terus menyelidiki para pelaku perampokan di rumah Dinas Wali Kota Blitar.

Tak hanya CCTV ini, Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono mengatakan pihaknya telah meneliti video rekaman CCTV yang berada di sepanjang jalan Sudanco Suprijadi.

Baca Juga: Otak Kasus Perampokan Ditangkap Satreskrim Polres Probolinggo Kota

Lebih lanjut mengenai mobil berpelat merah, AKBP Argowiyono menjelaskan bahwa dari nomor polisi yang ada di kendaraan para pelaku adalah mobil milik Pemerintah Kota atau Kabupaten Kediri.

Meski begitu pihaknya belum bisa mastikan bahwa plat nomor yang digunakan oleh para pelaku asli atau palsu.

"Ya kalau dari penomoran dan akhir nopol memang masuk wilayah Kediri, tapi itu masih kami dalami apakah mungkin itu dibuat atau dicuri,” kata Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono.

Baca Juga: 7 Fakta Perampokan di Perum De Naila Gresik, 2 Pelaku Ditangkap

Proses pengejaran terhadap pelaku masih terus dilakukan. Diduga pelaku sudah melarikan diri ke arah Malang.

Hal itu berdasarkan analisis polisi dari rekaman CCTV yang salah satunya berada di depan pintu gerbang Rumah Dinas Wali Kota Blitar Santoso.

"Iya betul kemungkinan seperti itu masih terus kami selidiki dari rekaman CCTV," tandasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.