Sabtu, 20 Jun 2026 00:43 WIB

Wow! Perahu Ijon-Ijon Lamongan Ternyata Representasi Keindahan Tubuh Wanita

Wujud perahu ijon-ijon Lamongan milik nelayan ketika bersandar di pantai Desa Kandangsemangkon, Paciran. (Foto: Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)
Wujud perahu ijon-ijon Lamongan milik nelayan ketika bersandar di pantai Desa Kandangsemangkon, Paciran. (Foto: Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Perahu ijon-ijon Lamongan ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia. Namun, ada fakta menarik lain di balik desain perahu tersebut.

Rupanya, perahu ijon-ijon yang berasal dari Desa Kandangsemangkon, Kecamatan Paciran itu merepresentasikan atau mewakili keindahan tubuh seorang wanita. Benarkah demikian?

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lamongan, Siti Rubikah, perahu ini oleh masyarakat dikonotasikan sebagai perahu perempuan (wedok), dengan ciri inggi tumpul/papak dan badan gemuk. Selain itu, juga terdapat simbol topeng, mata, alis, ukei/sanggul (gelung), mahkota (rambut), dan bunga.

"Keahlian membuat perahu ini diperoleh secara otodidak dan dilakukan turun-temurun oleh nelayan di Desa Kandangsemangkon," terang Rubika, Senin (12/12/2022).

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Dalam tahap produksinya, kata Rubikah, juga berbeda dengan daerah lain, terutama pada cara pengkonstruksian lambung, dan pemasangan gading-gading.

"Meski sudah dikenal secara luas serta banyak diminati konsumen dari berbagai daerah. Tetap eksisnya Perahu ijon-ijon ini ditunjang pula oleh lokasi galangan yang strategis (pinggir pesisir dan jalur jalan raya Daendels), hingga masih dimilikinya SDM pembuat perahu," terang Rubikah.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Perahu ini, resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia, dengan pemberian sertifikat dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia pada Sabtu malam (10/12) di The Singhasari Resort Kota Batu kepada Disparbud Lamongan.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.