Jumat, 12 Jun 2026 01:53 WIB

7 Figur Lama Layak Dipertahankan Pimpin Muhammadiyah Jatim

Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jatim, Ainul Muttaqin. (Mas for jatimnow.com)
Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jatim, Ainul Muttaqin. (Mas for jatimnow.com)

jatimnow.com - Musyawarah Wilayah (Musywil) Muhammadiyah Jawa Timur ke-16 akan digelar di Ponorogo pada 25-26 Desember 2022. Musyawarah tersebut akan memilih 13 pimpinan yang akan menakhodai Muhammadiyah Jawa Timur ke depan.

Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jatim, Ainul Muttaqin mengusulkan pentingnya mempertahankan tujuh pimpinan lama di jajaran pimpinan.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

"Muhammadiyah Jawa Timur masih butuh figur-figur berpengalaman. Komposisi pengalaman dan darah segar adalah komposisi yang ideal," ujar Ainul dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (10/12/2022).

Ainul juga menambahkan pentingya kolaborasi lintas generasi. Dengan kolaborasi Muhammadiyah bisa menjadi besar. Dengan berfikir kolaborasi, Muhammadiyah akan terhindar dari konflik lintas generasi yang tidak produktif.

Baca Juga: JIIPE Peduli Bagikan Puluhan Hewan Kurban ke Masyarakat Gresik

"Saya meyakini Musywil kali ini akan sama seperti Muktamar Solo. Adem, sejuk dan hasilnya memuaskan banyak pihak. Tapi terkadang ada saja pihak yang tidak wajar dalam sebuah kompetisi pemilihan. Banyak yang lupa bahwa ini Muhammadiyah. Organisasi yang sudah sangat dewasa soal pemilihan." ujar Ainul yang merupakan salah satu kepala sekolah SMA favorit di Gresik.

Hal senada juga disampaikan Syarifuddin, Bidang Hikmah Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Timur. Ia menegaskan semua pihak diharapkan menghidupkan spirit kolaborasi.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan dan Kementerian Koperasi Jalin Kerjasama Jaminan Sosial

"Sudah tidak relevan lagi pendekatan kompetisi di Muhammadiyah. Apalagi memilih cuma berdasarkan debat kandidat. Pertimbangan track record selama memimpin dan aktif di Muhammadiyah adalah hal yang lebih penting". ujar Syarif panggilan akrabnya.

Syarif juga menegaskan pentingnya etos kolaborasi. Yakni etos yang berusaha mengakomodasi semua potensi. Adapun setiap potensi tentunya bisa hadir dari semua level usia. Ia berharap Musywil nanti akan merumuskan kerja-kerja kolaborasi dan meminimalisir konflik yang tidak produktif.

 
Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.