Selasa, 23 Jun 2026 20:03 WIB

Wow! Perajin Fiberglass di Jombang Kebanjiran Cuan Jelang Natal 2022

Perajin Fiberglass di Jombang (Foto-foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Perajin Fiberglass di Jombang (Foto-foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Jelang perayaan Natal 2022, perajin fiberglass Desa Banjardowo, Kecamatan/Kabupaten Jombang kebanjiran order. Cuan yang dihasilkan pun mencapai ratusan juta rupiah.

Perajin fiberglass itu adalah Nathalia. Dibantu 13 karyawan, ia bisa menghasilkan cuan ratusan juta rupiah dari penjualan pernak pernik Natal berbahan fiberglass.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Nathalia menghasilkan bermacam aneka souvenir, mulai hiasan lambang salib, patung Yesus, patung Bunda Maria, kotak pensil Natal, tempat lilin Natal hingga wadah peralatan mandi.

Dia mengaku, saat ini kebanjiran order, sehingga omzet meningkat sekitar 30 persen, dibanding momen Natal tahun sebelumnya.

"Luar biasa banyaknya pesanan di momen Natal Tahun 2022 ini. Sejak bulan Oktober kemarin sampai saya tutup pesanannya mulai awal bulan Desember. Dibanding tahun kemarin, mengalami peningkatan sekitar 40 persen," papar Nathalia ditemui di rumahnya, Kamis (8/12/2022).

Dia menyebut, jenis souvenir yang diburu para pelanggan adalah peralatan mandi dan kotak pensil yang dihias dengan nuansa Natal.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

"Setiap hari bisa memproduksi 600 hingga 700 buah souvenir Natal. Barang yang banyak diminati saat ini adalah barang yang fungsional. Seperti kotak pensil, dan paling banyak itu wadah sabun cair yang satu paket dengan wadah sikat gigi, dan odol," jelas dia.

Nathalia menjelaskan, bahan utama dari pembuatan souvenir ini berbahan fiberglass. Ia mengaku usaha ini sudah berjalan sejak Tahun 2004 yang lalu.

"Tidak ada bahan khusus, tetap menggunakan campuran resin yang dicampur kalsium, kobalt, dan lain sebagainya. Bahan-bahan dicampur lalu diaduk dengan rata. Setelah itu dicetak kan silikon yang kemudian siap diproses penghalusan hingga pewarnaan," bebernya.

Baca Juga: Jombang Terancam Krisis Mikroplastik, Limbah Domestik Jadi Biang Kerok

Dia mengaku, untuk harga souvenir bervariasi, dan menyesuaikan tingkat kesulitan saat produksi. Harga paling murah Rp9.500 dan paling tinggi yaitu pesanan paketan dengan harga Rp250 ribu.

Pesanan tidak hanya datang dari Jombang, melainkan ke luar Jawa bahkan tembus hingga mancanegara. Kini omzet yang didapat Nathalia per bulan jelang akhir Tahun 2022 mencapai Rp200 juta.

"Biasanya bulan-bulan sebelum Oktober itu 150 juta rupiah per bulannya. Puji Syukur Tuhan sejak bulan sepuluh kemarin, bisa sampai Rp200 juta rupiah," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.