Sabtu, 20 Jun 2026 19:12 WIB

Bupati Bangkalan Latif Amin Imron Pasang Tarif Lelang Jabatan hingga Rp150 Juta

Konferensi pers yang dilakukan KPK terkait kasus dugaan jual beli jabatan libatkan Bupati Bangkalan Latif Amin Imron (Foto: Tangkapan layar live Instagram KPK)
Konferensi pers yang dilakukan KPK terkait kasus dugaan jual beli jabatan libatkan Bupati Bangkalan Latif Amin Imron (Foto: Tangkapan layar live Instagram KPK)

jatimnow.com - Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron mematok harga Rp50 hingga 150 juta kepada peserta lelang jabatan, supaya bisa lulus.

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, Latif Amin Imron yang menjabat bupati Bangkalan periode 2018-2023 itu meminta beberapa orang kepercayaannya untuk mengambil uang fee tersebut.

Baca Juga: Plt Bupati Ahmad Baharudin dan 9 Pejabat Pemkab Tulungagung Diperiksa KPK

"Mengenai besaran pokok yang diberikan dan diterima tersangka, berkisaran Rp50 juta sampai dengan Rp150 juta, yang teknis penyerahannya secara tunai melalui orang kepercayaan tersangka RALAI (Bupati Bangkalan)," kata Firli ketika konferensi pers, Kamis (8/12/2022) dinihari.

Firli menambahkan, Bupati Latif Amin Imron membuka formasi lelang jabatan di Pemkab Bangkalan, baik jabatan pimpinan tinggi hingga jabatan promosi untuk eselon 3 dan 4.

Baca Juga: Kasus Korupsi Bupati Tulungagung Nonaktif, KPK Periksa 9 Saksi di Polda Jatim

"Melalui orang-orang kepercayaannya, saudara bupati Bangkalan kemudian melakukan permintaan kompensasi berupa uang kepada setiap ASN yang berkeinginan untuk bisa dinyatakan lulus terpilih dan lulus dan seleksi jabatan tersebut. Adapun ASN yang mengajukan diri dan sepakat untuk memberikan sejumlah uang sehingga dipilih dan dijadikan lulus," beber dia.

Sebelumnya, KPK menangkap 6 tersangka dalam kasus dugaan jual beli jabatan di Pemkab Bangkalan ini.

Baca Juga: KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Tulungagung Non Aktif dan Ajudannya

Enam tersangka itu adalah Bupati Latif Amin Imron, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Pemkab Bangkalan Agus Eka Leandy, Kepala Dinas PUPR Bangkalan Wildan Yulianto dan Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Bangkalan Salman Hidayat.

Lalu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Bangkalan Hosin Jamili serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pemkab Bangkalan Achmad Mustaqim.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.