Selasa, 16 Jun 2026 00:00 WIB

Pemenang Lelang Tak Datang, Perbaikan Jalan Lintas Mlilir - Ngebel Gagal

Kepala DPUPKP Ponorogo Jamus Kunto Purnomo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Kepala DPUPKP Ponorogo Jamus Kunto Purnomo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Perbaikan jalan lintas Mlilir - Ngebel gagal dilaksanakan tahun ini. Jalan yang merupakan akses menuju wisata Ngebel kondisinya masih rusak parah.

"Gagal berkontrak memang," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Ponorogo Jamus Kunto Purnomo, Rabu (7/12/2022).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Dia mengaku dana sebesar Rp650 juta untuk perbaikan yang bersumber dari Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) tahun ini terancam Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA).

Penyedia yang telah ditetapkan pemenang oleh Unit Layanan Pengadaan (ULP) tidak dapat menandatangani kontrak. Dari pengumuman pemenang hingga penandatanganan kontrak, pemenang tidak datang.

“Ternyata selama tenggat waktu dua minggu itu, penyedia berkontrak di tempat lain. Sehingga tidak bisa mengerjakan di sini. Sementara pemenang cadangan tidak ada,” kata Jamus.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Jamus juga menyebut tidak mungkin dilakukan lelang ulang lantaran waktu yang mepet.

"Lelang ulang itu perlu waktu satu bulan. Ini sudah Desember. Sudah mepet dengan tutup anggaran,” terangnya

Baca Juga: Harga BBM Naik, Perbaikan Infrastruktur Triwulan Kedua di Tulungagung Terancam

Kerusakan di Jalan Raya Mlilir - Ngebel tersebut termasuk kategori rusak berat. Pondasi jalan rusak parah hingga ukuran lubang jalan semakin besar dan meluas di beberapa titik.

Kondisi jalan demikian mengakibatkan arus lalu lintas di titik tersebut crowded. Karena itu dalam perencanaan, perbaikan dilakukan dengan konstruksi agregat perbaikan lapis pondasi bawah dan overlay hotmix lapisan atas. (Ahmad Fauzani)

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.