Minggu, 21 Jun 2026 06:18 WIB

Jelang Nataru, Disperindag Lamongan Siaga Kontrol Lonjakan Harga Bahan Pokok

Salah satu penjual bahan pokok di Pasar Sidoharjo Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Salah satu penjual bahan pokok di Pasar Sidoharjo Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lamongan sedang siaga menyambut Natal dan tahun baru. Pasalnya, saat momen tersebut harga bahan pokok cenderung mengalami lonjakan.

Kapala Disperindag Lamongan, Anang Taufik menyebut pihaknya telah berkomunikasi dengan stakeholder antaranya pihak kepolisian dan Satgas Pangan Lamongan untuk membahas potensi dan antisipasi lonjakan harga.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Kita sudah mulai bergerak, sejumlah pihak mulai intens komunikasi dengan kami (Disperindag) terkait potensi lonjakan harga kebutuhan pokok," ungkap Anang, Rabu (7/12/2022).

Selanjutnya, terang Anang, pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan kepala pasar, terutama 4 pasar induk di Lamongan. Antara lain Pasar Sidoharjo, Pasar Babat, Pasar Blimbing dan Pasar Mantup.

"Apabila ada lonjakan harga yang signifikan kita lakukan peninjauan lapangan, juga memeriksa stok ketersediaan komoditi," terangnya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Untuk saat ini, harga dan stok komoditi pangan terpantau masih aman, meski beberapa diantaranya sudah mulai menunjukan lonjakan harga.

"Harga-harga yang mulai melonjak itu karena dampak cuaca buruk yang berakibat menurunnya hasil panen, seperti tomat dan capai rawit," ujarnya.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Kalau telur, jelas Anang, di Lamongan berkisar Rp29 ribu sampai Rp30 ribu fluktuatif mengikuti tren harga pakan ayam yang makin mahal.

"Kalau terlur ayam di Lamongan cenderung terkontrol, meski naik-turun harganya. Semoga Nataru nanti tidak terlalu signifikan kalaupun misal ada kenaikan," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.