Sabtu, 20 Jun 2026 02:16 WIB

Tidak Terima Suaminya Nikah Lagi, Istri Tua Aniaya Istri Muda

Dua pelaku penganiayaan saat diinterogasi oleh petugas. (Foto: Polres Bangkalan for jatimnow.com)
Dua pelaku penganiayaan saat diinterogasi oleh petugas. (Foto: Polres Bangkalan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang perempuan berinisial SS (43) warga Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong, Sampang harus dirawat di Puskesmas. Pasalnya, ia mendapatkan penganiayaan dari istri tua saat mendatangi rumah suaminya, ANS.

Kapolsek Galis, Iptu Bagus Setioko Darmawan mengatakan, penganiayaan itu dilakukan oleh istri tua ANS yakni SM (38) dan ibu ANS berinisial M (59). Kejadian itu dilakukan di rumah ANS di Desa Lantek Timur Kecamatan Galis, Bangkalan.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Bagus mengatakan, aksi penganiayaan bermula saat SS nekat mendatangi rumah suaminya. Korban datang ke rumah suaminya karena kesal berbulan-bulan tak dinafkahi lahir dan batin.

"Saat tiba di rumah itu, ditemui langsung oleh SM dan mertuanya. Di situ mulai terjadi percekcokan karena SM tidak terima suaminya menikah lagi," tuturnya, Selasa (6/12/2022).

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

Pelaku tak puas beradu mulut dengan korban, ia lalu mengambil sebilah pisau dapur dan keduanya menganiaya korban. Akibatnya, bagian kepala, wajah dan tangan korban mengalami luka robek dan bercucuran darah.

"Melihat hal itu, warga setempat melerai dan membawa korban ke Puskesmas untuk mendapatkan pertolongan," tambahnya.

Baca Juga: Kasus Pengeroyokan Wisatawan Asal Surabaya Oleh Oknum Aremania Berakhir Damai

Korban lalu melaporkan dua pelaku tersebut ke Polsek Galis. Petugas lalu mendalami kasus tersebut dan sudah mengamankan dua pelaku.

"Sudah kami amankan, saat ini kami masih mendalami kasus tersebut," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.