Senin, 15 Jun 2026 19:38 WIB

Gempa Jember dan Erupsi Semeru Terkait? Ini Pendapat Pakar Geologi ITS

Ahli geologi ITS, Amien Widodo. (foto: Rama Indra/jatimnow.com)
Ahli geologi ITS, Amien Widodo. (foto: Rama Indra/jatimnow.com)

Jatimnow.com- Masyarakat Jawa Timur dibuat waspada dengan munculnya dua bencana alam yang hampir bersamaan.

Pertama adalah erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Minggu (4/12/2022) lalu. Erupsi itu disusul gempa pada kedalaman 10 kilometer di barat daya Jember, Selasa (6/12/22).

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

Menurut pakar geologi Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Amien Widodo, kejadian gempa di Jember dengan erupsi di Semeru itu tidak memiliki hubungan.

"Erupsi gunung Semeru dengan gempa Jember tidak memiliki hubungan, karena keduanya berada di lempengan yang berbeda," kata Amien Widodo kepada jatimnow.com, Selasa (6/12/22).

Ia meminta kepada masyarakat agar tidak memunculkan spekulasi dan menghubungkan antara gempa di Jember dengan erupsi Gunung Semeru. Meskipun jarak kejadian keduanya hanya terpaut dua hari.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

Amien menjelaskan bahwa terjadinya erupsi Semeru (4/12/2022) kemarin disebabkan aktivitas dari waduk magma yang sudah penuh.

"Karena waduk penampungan magma Semeru penuh dan tercampur dengan energi gas alam, sehingga magma terdorong keluar terjadi luapan atau dikenal erupsi," jelasnya

Sedangkan kejadian gempa yang terjadi berkali-kali hari di Jember dengan kekuatan magnitudo 6.4 belum jelas diketahui penyebabnya.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Meskipun demikian, gempa tersebut tidak memiliki potensi tsunami karena kekuatan 6.4 magnitudo.

"Tidak berpotensi, karena kan tsunami bisa terjadi bila di atas 6.5 magnitudo," pungkasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.