Kamis, 18 Jun 2026 00:55 WIB

Dukungan Pemkab untuk Inovasi Desa Mandiri di Gresik Membangun Kawasan Ekonomi

Launching Icon Buyos dan Ground Breaking Sport Center Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik (Foto: Humas Pemkab Gresik)
Launching Icon Buyos dan Ground Breaking Sport Center Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik (Foto: Humas Pemkab Gresik)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memberikan dukungan penuh atas upaya sejumlah pemerintah desa berstatus mandiri dalam pengembangan inovasi desa serta pembangunan kawasan ekonomi desa.

Jumlah Desa Mandiri di Gresik sebanyak 153, dan terbanyak kedua di Jawa Timur serta Indonesia berdasarkan hasil survei Indeks Desa Membangun 2022.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

Sementara 10 Desa Mandiri di Kabupaten Gresik yang menerima Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Desa Berdaya Pemprov Jatim dalam sepekan ke depan, bakal dilaunching icon dan program desanya oleh Pemprov Jatim dan Pemkab Gresik.

10 desa itu adalah Yosowilangun, Sukomulyo, Giri, Domas, Raci Wetan, Melirang, Cerme Kidul, Cerme Lor, Balongpanggang, Kedungpring.

Bupati Gresik, Fandi Ahmad Yani (Gus Yani) mengakui bahwa pihaknya tengah berupaya secara simultan melakukan pengembangan dan pemberdayaan 330 desa yang kini berkategori 153 desa mandiri, 156 desa maju dan 21 desa berkembang.

"Pengembangan dan pembangunan desa-desa di Kabupaten Gresik mesti melibatkan semua pihak dan diharapkan bisa bersinergi dengan Nawa Karsa yang jadi panduan gerak langkah pemkab dalam membangun diri. Desa-desa Mandiri mesti semakin berdaya, 21 desa berkembang insyaAllah 2023 bisa naik status semuanya," ungkap Gus Yani dalam siaran pers yang diperoleh jatimnow.com, Selasa (6/12/2022).

Usai launching Icon Buyos dan Ground Breaking Sport Center Desa Yosowilangun pada Senin (5/12/2022) itu, Gus Yani juga menyatakan tengah mengupayakan perencanaan dan pengembangan serta pembangunan desa-desa di Gresik bisa mensinergikan sebanyak mungkin sektor.

"Ke depan perencanaan, pengembangan dan pembangunan desa seyogyanya bisa melibatkan sejumlah pihak dengan bersinergi secara solid, baik birokrasi, perguruan tinggi, media/pers serta swasta. Langkah cerdas Desa Yosowilangun menggaet investor ini mesti bisa menginisiasi desa-desa lainnya," tutur dia.

Menurut Gus Yani, pendekatan perencanaan dan pembangunan desa itu dikenal sebagai konsep pentahelix, pendekatan sinergi lima sektor.

Alumnus Fakultas Ekonomi Unair itu mengapresiasi langkah Pemdes Yosowilangun, Kecamatan Manyar. Letak geografis desa yang berada di kawasan kota, justru kian memantik pertumbuhan inovasi.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik, Pencarian Terkendala Arus Deras

"Dengan menggerakkan semua sumber daya. Bahkan, menerjemahkan program Nawa Karsa Pemkab Gresik agar bisa diakses di tingkat desa," jelasnya.

Salah satu hal yang cukup menjanjikan yakni rencana pembangunan sport center yang berada persis di belakang balai desa. Fasilitas tersebut akan dibangun menggunakan tanah kas desa (TKD).

"Bentuk optimalisasi aset desa yang baik dan progresif. Karena biasanya aset desa banyak yang mangkrak bahkan tidak menghasilkan secara nilai ekonomi," jelasnya.

Gus Yani berharap agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim memberikan dana stimulan untuk mendorong desa maju agar lebih berkembang. Khususnya yang berada di wilayah Kabupaten Gresik.

"Karena dengan stimulan desa yang cukup akan menjadi spirit masyarakat untuk berdaya dan semakin maju," harapnya.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

Sementara Kepala Desa Yosowilangun, Abdur Rosyid menegaskan bahwa launching Bumi Yosowilangun Program Desa Berdaya Provinsi Jawa Timur merupakan representasi dari program Nawa Karsa Pemerintah Gresik.

"Semoga menjadi langkah awal untuk membuka investasi lain. Tentunya dengan memprioritaskan masyarakat sekitar," jelas Rosyid.

Hasilnya, komplek sport center sendiri mampu meraup nilai investasi sebesar Rp7 miliar.

"Proses pembangunan diprediksi memakan waktu hingga dua tahun. Semoga mampu berjalan sesuai target," harapnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.