Selasa, 23 Jun 2026 00:07 WIB

Mas Dhito Siapkan Lahan di Bandara Kediri untuk Wadahi Pelaku UMKM

  • Penulis : Yanuar Dedy
  • | Minggu, 04 Des 2022 14:07 WIB
Mas Dhito dalam acara Jumat Ngopi di Kecamatan Semen. (Foto : Humas Pemkab Kediri for jatimnow.com)
Mas Dhito dalam acara Jumat Ngopi di Kecamatan Semen. (Foto : Humas Pemkab Kediri for jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana menyiapkan lahan dengan luasan sekitar 5 hektare untuk mewadahi para pelaku usaha agar bisa mengambil peluang dengan keberadaan bandara.

Langkah yang dilakukan Mas Dhito, sapaannya, untuk menjawab aspirasi pelaku UMKM yang meminta diberikan tempat berjualan dengan keberadaan bandara baru di Kediri.

Baca Juga: Kemensos Puji SMA SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School Gagasan Mas Dhito

"Adanya bandara apa sih yang kita dapatkan, 5 hektar itu kemungkinan akan kita gunakan untuk meningkatkan UMKM," kata Mas Dhito, melalui rilis yang diterima redaksi, Minggu (4/12/2022).

Peruntukan lahan bagi pelaku usaha itu selain meningkatkan pangsa pasar UMKM, sekaligus diharapkan dapat meningkatkan pendapatan daerah.

Pasalnya, tak hanya UMKM, di kawasan yang sama menurut Mas Dhito, nantinya juga akan dikombinasikan dengan pelaku usaha dengan merk yang telah dikurasi dan masuk level nasional maupun internasional.

"Ini kita siapkan, investornya sudah ada dan sedang dalam kajian. Nanti kita lihat keuntungannya untuk kabupaten dan terutama untuk pelaku UMKM," bebernya.

Menjelang beroperasinya bandara, Mas Dhito mendorong pelaku UMKM supaya naik kelas dengan memberikan penguatan dan pelatihan, yang salah satunya lewat gerai rumah inkubasi.

Baca Juga: 73 Persen Lulusan SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School Tembus PTN Jalur SNBT

Lebih jauh, melalui penguatan dan pelatihan pelaku UMKM itu diharapkan mampu menjadikan produk usaha kecil menengah di Kabupaten Kediri tembus pasar ekspor.

"Saya ingin UMKM kita punya karakter, harus punya. Jadi nanti orang ke Kediri mau beli apa, saya minta ini dipikirkan," pesan Mas Dhito.

Sementara itu, Wakil Ketua UMKM Kecamatan Semen Rina dalam acara Jumat Ngopi di Desa Pohsarang, Kecamatan Semen menyampaikan terimakasih kepada Mas Dhito yang telah memfasilitasi pelatihan kepada para pelaku usaha kecil menengah.

"Kami sangat berterimakasih, karena kami yang dulunya pedagang sekarang diajari dan dibimbing menjadi pebisnis," ungkapnya.

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Bantu UMKM Mojo Urus Legalitas dan Go Digital

Para pelaku UMKM, diakui Rina selama mendapatkan pendampingan selain mendapatkan ilmu untuk meningkatkan daya jual produk juga diajari dalam melakukan pembukuan.

Berbekal ilmu yang telah didapat, pelaku UMKM berharap bisa diberikan ruang untuk memasarkan produknya di bandara yang baru.

"Dari kelompok kami memohon diberikan fasilitas tempat berjualan kalau bandaranya sudah jadi," ucapnya.

 
Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.