Jumat, 19 Jun 2026 17:47 WIB

DPC PKB Ponorogo Tolak Rencana Tata Ulang Dapil Pemilu 2024

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 29 Nov 2022 16:48 WIB
Sekretaris DPC PKB Ponorogo, Dwi Agus Prayitno (Mita Kusuma/jatimnow.com)
Sekretaris DPC PKB Ponorogo, Dwi Agus Prayitno (Mita Kusuma/jatimnow.com)

jatimow.com - DPC PKB Ponorogo menolak rencana tata ulang dapil pada pemilu 2024 mendatang. Seperti diketahui bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ponorogo mengajukan penataan daerah pemilihan (dapil) pada pemilu 2024. Sejauh ini ada tiga rancangan yang diajukan.

“KPU mohon konsentrasi dalam rangka penyiapan perangkat. Karena ini adalah pemilu yang tidak hanya pileg (pemilu legislatif) dan pilpres (pemilihan presiden), tapi juga ada pilkada (pemilihan kepala daerah),” ujar Sekretaris DPC PKB Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, Selasa (29/11/2022).

Baca Juga: PKB Ingatkan Kualitas Caleg, Halim: Pemain Cadangan Siap Gantikan Incumbent

Ia mengaku kaitan dengan dapil, calon legislatif (caleg) yang ada sudah menyiapkan diri. Baik itu caleg incumbent maupun yang baru, dan ingin berlaga 2024 khususnya dapil Ponorogo.

“Mereka telah konsentrasi sesuai dapil pemilu 2019. Saya tidak setuju terhadap draf kedua dan ketiga. Jangan berandai-andai, usulan pertama saja tidak usah dibuat satu dua tiga,” terangnya.

Kang Wie, sapaan akrab, Dwi Agus Prayitno mengatakan dengan mengajukan tiga rancangan itu menambah beban kerja KPU.

“Dapil harus disesuaikan dengan daerah atau geografis, antara kecamatan satu dengan lain dalam satu dapil harus disesuaikan. Karena budaya masing-masing tempat itu pasti berbeda,” bebernya.

Ia juga mencontohkan Sukerejo lebih tepat bergabung dengan Sampung dan Kauman. Jika dipaksakan digabung dengan Kecamatan Ponorogo Kota, petugas akan sedikit repot.

Baca Juga: 50 Caleg Lolos DPRD Kabupaten Probolinggo, Golkar Raih Kursi Terbanyak

“Sawoo dengan Pudak dan Pulung itu membuat perjalanan dan letak geografis tidak sesuai dengan transportasi," pungkas Wakil Ketua DPRD Ponorogo ini.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ponorogo telah mengajukan penataan ulang daerah pemilihan (dapil) pada pemilu 2024. Ada tiga rancangan yang diajukan.

Rancangan pertama, dapilnya sesuai dengan Pemilu pada tahun 2019. Rancangan kedua, ada perubahan, di mana Dapil 2 jika pada tahun 2019 adalah Mlarak, Jetis, Siman dan Jenangan. Dapil 3 adalah Sawoo, Sooko, Pulung, Ngebel dan Pudak.

Baca Juga: 50 Calon Anggota DPRD Bojonegoro Terpilih Menunggu Penetapan MK

Sesuai rancangan 2, dapil 2 meliputi Mlarak, Jetis, Siman dan Sawoo, sedangkan Dapil 3 meliputi Jenangan, Sooko, Pulung, Ngebel dan Pudak.

Rancangan tiga, pada dapil 1 sebelumnya hanya Babadan dan Ponorogo, namun pada rancangan 3 terdapat Babadan, Ponorogo dan Sukorejo.

Sementara Dapil 2 dan 3 sama dengan rancangan 2. Dapil 4 sama dengan rancangan 1 dan rancangan 2. Untuk dapil 5 ada di Balong, Kauman, Badegan, Sampung dan Jambon.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.