Jumat, 19 Jun 2026 00:38 WIB

Politisi NasDem Ini Desak Wisata Religi Terpadu di Jatim Lebih Dimaksimalkan

Politisi NasDem Ahmad Iwan Zunaih. (Foto: Humas DPRD jatim)
Politisi NasDem Ahmad Iwan Zunaih. (Foto: Humas DPRD jatim)

jatimnow.com - Politisi NasDem Ahmad Iwan Zunaih meminta pengembangan wisata religi yang yang ada di Jatim khususnya wilayah Surabaya dan Pantura Gresik, Lamongan dan Tuban lebih dimaksimalkan.

Di wilayah-wilayah itu ada makam Sunan Ampel, Sunan Giri, Maulana Malik Ibrahim, Sunan Drajat dan Sunan Bonang. Ini merupakan potensi wisata religi yang cukup menjanjikan bila dikelola dengan maksimal.

Baca Juga: Jejak Literasi ke Aksi, Refleksi Kepemimpinan Perempuan Dini Rahmania

Menurut Iwan Zunaih, potensi ini masih belum tergarap dengam maksimal. Wisata religi terpadu yang menjadi salah satu konsep Gubernur Khofifah belum diwujudkan dengan nyata.

"Iya ini memang belum maksimal. Konsep wisata relegi terpadu yang menjadi program Bu Gubernur belum dilaksanakan secara maksimal. Ini yang patut kita sayangkan. Padahal ini potensi ekonomi dari sektor wisata yang menjanjikan," ujar Gus Iwan sapaan akrab Ahmad Iwan Zunaih, Selasa (29/11/2022).

Ia mencontohkan, di Makam Sunan Drajat juga banyak situs-situs lain yang juga memiliki nilai sejarah namun belum tergarap dengan baik.

"Ini kan cukup disayangakan, padahal memiliki nilai ekonomis kalau dimaksimalkan," tegas Gus Iwan.

Baca Juga: Wisata Pantura Lamongan Jadi Destinasi Favorit di Momen Akhir Tahun 2025

Diakui oleh Gus Iwan, persoalan ini belum maksimal dikarenakan terbentur anggaran. Untuk itu, pihaknya meminta agar ini menjadi perhatian Gubernur, agar mengalokasikan anggaran dalam memaksimalkan potensi wisata religi, khususnya yang ada di wilayah Pantura.

Selama ini, lanjutnya, meski Dinas Pariwisata sudah melakukan beberapa kali studi, namun hanya sebatas sosialisasi tidak pada kegiatan konkret guna mengangkat potensi wisata religi tersebut.

"Keterbatasan anggaran yang menjadi kendala. Kedepan harus ada anggaran yang dialokasikan sehingga benar-benar maksimal dalam mengangkat situs yang ada menjadi wisata religi yang menjanjikan untuk peningkatan ekonomi," lanjut pria yang juga anggota Komisi B DPRD Jatim.

Baca Juga: NasDem Jatim Gelar Fun Walk 2025, Semarak Ulang Tahun ke-14 Partai

Politisi yang juga keluarga besar Ponpes Sunan Drajat ini juga mengatakan, dirinya yakin bila situs-situs yang ada di kawasan Pantura dimaksimalkan menjadi wisata religi terpadu, akan membawa dampak positf perkonomian.

"Selama ini dampak ekonomi besar hanya dirasakan di makam Sunan Ampel. Bila wisata religi terpadu di kawasan Pantura dikerjakan maksimal, kedepan peningkatam ekonomi akan merata di semua wisata religi yang ada di kawasan Surabaya dan Pantura (Gresik, Lamongan dan Tuban)," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.