Kamis, 18 Jun 2026 03:51 WIB

OPK Lamongan Tolak RUU Omnibus Law Kesehatan, Dianggap Ancam Layanan Medis

Demo tolak RUU Omnibus Law oleh OPK di Gedung DPRD Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Demo tolak RUU Omnibus Law oleh OPK di Gedung DPRD Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Organisasi Profesi Kesehatan (OPK) Lamongan menolak RUU Omnibus Law Kesehatan yang disuarakan dalam aksi demo, Senin (28/11/2022).

Kurang lebih 60 orang dari sembilan profesi kesehatan turun jalan, dengan menggelar longmarch. Aksi jalan kaki ini dimulai dari Telaga Bandung di Jalan Laras Liris dan berakhir di Gedung DPRD Lamongan, Jalan Basuki Rahmad.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Korlap Aksi, dr. Budi Himawan mengungkapkan jika ada beberapa hal mendesak untuk OPK melakukan aksinya. Salah satunya RUU Omnibus Law Kesehatan yang akan dimasukkan dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) DPR RI.

"Bagaimana bisa RUU yang tidak pernah ada naskah akademisnya yang dibagikan ke kami maupun akademisi, kok bisa dimasukkan ke Prolegnas pada Selasa besok, ada apa ini?" ujar Budi yang juga Ketua IDI Lamongan, Senin (28/11/2022).

Selain itu, beberapa poin isi RUU disebut menjadi keberatan beberapa OPK di daerah lain salah satunya di Lamongan. Poin itu meliputi dihapuskannya Surat Tanda Registrasi (STR) bagi tenaga kesehatan dan akan diberlakukan seumur hidup.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Hal ini akan menjadi preseden buruk, karena kita tidak bisa mengontrol ethics, skill dan lain sebagainya dari anggota kita dalam melayani masyarakat. Kondisi sekarang STR berlaku lima tahun saja sudah menjadi problem, bagaimana kalau berlaku seumur hidup," jelasnya.

Poin lainya, lanjut Budi, liberalisasi sektor kesehatan. Di mana tenaga-tenaga kesehatan asing akan dipermudah masuk ke Indonesia, yang kemudian berdampak pada pelayanan buruk pada masyarakat.

"Alasan terakhir kenapa kita menolak adalah karena di RUU itu Surat Rekomendasi dari organisasi profesi untuk mendapatkan surat izin praktik akan dihapus, sementara organisasi profesi diberi mandat untuk menjaga ethics, skill dan knowledge secara berkelanjutan," tegasnya.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Ia kemudian berhadap, agar RUU dikeluarkan dari Prolegnas karena dari proses awal pembentukannya sudah cacat. Kalaupun tetap dimasukkan, Budi berharap agar organisasi profesi dan masyarakat dilibatkan secara penuh dan jangan sampai mencederai kepercayaan dan layanan kesehatan kepada masyarakat.

Peserta unjuk rasa yang terdiri atas anggota organisasi profesi kesehatan di Lamongan ini dipersilahkan masuk ke salah satu ruang rapat di gedung DPRD Lamongan. Puluhan anggota organisasi profesi kesehatan ini diterima Abdul Shomad, Fadli dan beebrapa anggota DPRD Lamongan lainnya.

 
Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.