Minggu, 21 Jun 2026 01:39 WIB

Kota Malang Punya Satgas Anti Bullying, Mau Tahu Tujuannya?

(Ilustrasi: Dee Copper/unsplash.com)
(Ilustrasi: Dee Copper/unsplash.com)

jatimnow.com - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang membentuk Satgas Anti Bullying di lingkungan sekolah. Pembentukan satgas ini sebagai bentuk untuk antisipasi perundungan atau bullying yang menimpa pelajar.

Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana mengatakan bahwa petugas tidak akan menolerir segala bentuk perundungan kepada seluruh peserta didik atau siswa di daerahnya.

Baca Juga: Baterai Motor Listrik Overload, Ruang Praktikum Polinema Malang Hangus Terbakar

"Mereka nanti ada di TK, SD, SMP hingga MTS negeri maupun swasta. Seluruh lembaga sekolah yang ada di bawah naungan, kita wajibkan memiliki satgas ini," urainya, Senin (28/11/2022).

Harapannya hal tersebut bisa mengantisipasi terjadinya perundungan di lingkungan pendidikan di Kota Malang. Secara teknis satgas ini berada di bawah pengawasan guru sekolah sekaligus melibatkan siswa.

Baca Juga: Pedagang hingga Driver Ojol Malang Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan

"Untuk tugas mereka adalah, mengawasi, mengantisipasi, menerima aduan hingga penanganan terkait masalah bullying di sekolah. Kami sudah sosialisasikan Satgas Anti Bully ini ke semua sekolah negeri maupun swasta di Kota Malang," ujarnya.

Menurutnya, perundungan bisa merusak moral anak-anak. Itu sebabnya siswa harus mendapatkan wawasan sejak dini tentang bahaya perundungan. Sejauh ini Disdikbud Kota Malang mengklaim telah amemiliki materi pembelajaran pendidikan karakter.

Baca Juga: Diskon Iuran 50 Persen, BPJS Ketenagakerjaan Kota Malang Incar Sektor Informal

"Jadi kami mendorong anak anak tetap bisa bermain bersama. Tidak boleh takut melaporkan. Kalau tidak bisa ke guru, ke satpam atau orang tua. Orang tua ini yang kemudian kami harapkan informasinya," pungkasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.